Jakarta

Dishub DKI Ungkap Penurunan Kemacetan Uji Coba Rekayasa Lalin TB Simatupang Sebesar 17,15%, Berikut Rinciannya

Yasmina Nuha | 23 September 2025, 20:43 WIB
Dishub DKI Ungkap Penurunan Kemacetan Uji Coba Rekayasa Lalin TB Simatupang Sebesar 17,15%, Berikut Rinciannya

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengungkapkan terjadi penurunan kemacetan sebesar 17,15% usai evaluasi uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) Jalan TB Simatupang pada tanggal 15 - 19 September 2025.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut, penurunan tersebut ini berdasarkan data yang dihimpun dari survey lalu lintas kanalisasi Gerbang Tol Fatmawati 2.

"Terjadi penurunan volume jam puncak tertinggi rata-rata jalan arteri R.A Kartini sebesar 17,15% dari kondisi sebelum uji coba rekayasa lalu lintas," ujar Syafrin dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga: Uji Coba Rekayasa Lalin di TB Simatupang Bawa Hasil Positif, Gubernur Pramono Resmi Perpanjang hingga Akhir Oktober

Ia menjelaskan, data total volume lalu lintas masuk kanalisasi Gate Tol Fatmawati 2 selama masa uji coba rekayasa lalin tersebut adalah sebanyak 3052 kendaraan.

Adapun rata-rata volume lalu lintas memasuki kanalisasi gate tol fatmawati 2 per hari adalah sebanyak 610 kendaraan.

"Berdasarkan data traffic counting yang dilaksanakan di ruas Jalan arteri R.A Kartini pada bulan Agustus 2025 yaitu pada tanggal 25 Agustus-29 Agustus 2025 sebelum uji coba rekayasa lalu lintas didapatkan data volume jam puncak tertinggi rata-rata sebesar 3.774,81 smp/jam," ujarnya.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Bus Transjakarta Jadi Sorotan, Dirut: Kita Gandeng KNKT Untuk Lakukan Audit dan Evaluasi Operator Layanan

Kemudian, lanjut Syafrin, pada saat uji coba rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan traffic counting dengan data volume jam puncak tertinggi rata-rata sebesar 3.127,44 smp/jam.

"Terjadi peningkatan kapasitas ruas jalan R.A Kartini dengan kondisi terdapat tambahan kanalisasi di gerbang tol fatmawati 2 sehiingga mengakibatkan peningkatan kapasitas sebesar 26% dari kondisi sebelum uji coba rekayasa lalu lintas," terangnya.

Selain itu, ia menjelaskan, terjadi penurunan nilai volume per kapasitas (vc ratio) sebesar 21,4% dari kondisi sebelum uji coba rekayasa lalu lintas.

"Terjadi peningkatan kecepatan rata-rata jaringan jalan sebesar 15,92% dari kondisi sebelum uji coba rekayasa lalu lintas," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan perbandingan indikator kinerja lalu lintas yakni volume per kapasitas (vc ratio) dan kecepatan rata-rata sebelum dan sesudah uji coba rekayasa lalu lintas kanalisasi gerbang tol fatmawati 2 pada ruas Jalan TB Simatupang-Jalan R.A. Kartini menghasilkan peningkatan unjuk kinerja lalu lintas jaringan jalan sebesar 18,65%.

"Sesuai hasil tersebut diatas, pelaksanaan ujicoba rekayasa lalu lintas kanalisasi gerbang tol fatmawati 2 pada ruas Jalan TB Simatupang-Jalan R.A. Kartini dilanjutkan sampai dengan Akhir Oktober 2025," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y