PKS DPRD DKI Dorong Zero Tolerance Tempat Hiburan Malam Terlibat Narkoba, Izin Usaha Harus Dicabut Permanen

AKURAT JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta mendorong penerapan kebijakan zero tolerance terhadap tempat hiburan malam yang terbukti menjadi lokasi peredaran narkotika.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin (19/1/2026).
Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Hasan Abdullah, menilai Jakarta sebagai salah satu pusat hiburan malam nasional memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran narkotika.
Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD DKI Dukung Penguatan Raperda P4GN, Tekankan Pencegahan dan Rehabilitasi
Dengan itu, menurutnya, Raperda P4GN harus memuat sanksi administratif paling keras guna menciptakan efek jera.
"Fraksi PKS mendorong agar diterapkan kebijakan zero tolerance bagi tempat hiburan malam. Jika terbukti menjadi lokasi peredaran narkotika, maka sanksinya harus tegas berupa pencabutan izin usaha secara permanen, tanpa ruang negosiasi," tegas Hasan.
Ia menilai selama ini masih terdapat celah kompromi dalam penegakan aturan yang justru melemahkan upaya pemberantasan narkoba.
Ketegasan pemerintah daerah, kata dia, menjadi kunci agar Jakarta tidak menjadi ruang aman bagi praktik bisnis yang merusak generasi muda.
"Ketegasan pemerintah adalah kunci efek jera. Jakarta tidak boleh memberikan panggung bagi entitas usaha yang merusak moralitas bangsa demi keuntungan sepihak," ujarnya.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah, turut mendukung terhadap usulan Fraksi PKS tersebut.
Menurut Ima, kebijakan tersebut merupakan bagian dari sikap zero tolerance yang memang dibutuhkan Jakarta dalam memerangi peredaran gelap narkotika, khususnya di sektor hiburan malam yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
"Mungkin itu salah satu tindakan tegas dari zero tolerance. Kita tahu di tempat hiburan malam memang banyak terjadi peredaran narkotika, dan itu menjadi salah satu tujuan yang akan kita dukung," kata Ima. (*)
Gambar: Rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


