Nah Loh, ASN DKI Sudah WFH tapi Jakarta Tetap Macet, Begini Kata Heru Budi

AKURAT.CO - Sebanyak 50 persen ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta menerapkan work from home (WFH) sejak Senin (21/08) lalu. Namun kemacetan masih terjad dii sejumlah jalan arteri di ibu kota.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyebut bahwa kemacetan terjadi karena mobilitas masyarakat di ibu kota masih tinggi.
Maka dari itu, kata Heru, jangan salahkan Pemprov DKI jika kemacetan masih terjadi meski WFH sudah diterapkan.
Baca Juga: KJP Pelajar Konsumsi Miras Dicabut, Tegas Tidak Hanya Tawuran
"Ya jangan salahin Pemda. Maksudnya bersama-sama. Pemda kan hanya 25.000. Pergerakan manusia di Jakarta itu 25 juta loh," kata Heru di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (23/08).
Heru berharap, untuk menekan kemacetan dan polusi udara, WFH juga diterapkan oleh swasta dan instansi lain.
"Sehingga harapan saya semua bisa ikut tetapi tidak mengurangi pertumbuhan ekonomi diatur sendiri," ungkapnya.
Baca Juga: DPRD DKI Beri Waktu Tiga Bulan Pemprov DKI untuk Cek 1.600 Pabrik di Ibu Kota
"Saya himbau swasta mengatur dirinya sendiri supaya ekonomi tetep tumbuh juga mengurangi polusi mengurangi kemacetan," sambung Heru.
Terkait pemantauan terhadap ASN di lingkungan Pemprov DKI, Heru memaparkan hal itu dilaksanakan secara online, seperti video call.
"Saya bisa Video call. Jadi saya minta Pak Walikota, 'Pak Walikota Jakarta Barat mana yang work from home?' Misalnya kepala bagian ekonomi. Kita bisa video call 'kamu di mana? di rumah', " terangnya.
Dikatakan Heru, pihaknya akan melakukan evaluasi setelah seminggu pelaksanaan WFH.
"Ya, nanti kita evaluasi. Nanti seminggu, Senin saya evaluasi," pungkas Heru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




