Jakarta

Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta Selama 6 Hari Berlangsung Sukses, BMKG Sebut Curah Hujan Menurun hingga 64 Persen

Yasmina Nuha | 10 Februari 2025, 21:22 WIB
Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta Selama 6 Hari Berlangsung Sukses, BMKG Sebut Curah Hujan Menurun hingga 64 Persen

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah berhasil melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah Jakarta pada 1-6 Februari 2025.

Operasi ini dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Berdasarkan data BMKG, hasil akumulasi kegiatan OMC 2025 kali ini berhasil menurunkan curah hujan bahkan mencapai 56 hingga 64 persen.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Wakil Ketua DPRD DKI Basri Baco Dorong Revisi Pergub No. 4 Tahun 2015

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus berupaya dalam mengurangi risiko bencana bagi masyarakat.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengoptimalkan langkah-langkah mitigasi guna melindungi masyarakat dari risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

"Sehingga OMC ini dapat dikatakan cukup efektif dalam memitigasi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem selama puncak musim hujan," kata Teguh dalam keterangannya, Senin (10/2/2025).

Teguh menambahkan, OMC merupakan salah satu langkah mitigasi yang dilakukan secara kolaboratif guna mengurangi dampak bencana hidrometeorologi ekstrem selama puncak musim hujan.

Selama enam hari OMC 2025 dilakukan, ada delapan sorti penerbangan dengan total durasi penerbangan 19 jam 31 menit, dengan bahan baku NaCl (berukuran 30-40 mikron) yang digunakan untuk disemai sebanyak 6,4 ton.

Baca Juga: Hati-hati Kena Tilang! Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 Mulai Hari Ini, Senin 10 Februari, Didukung Dishub DKI

Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang menambahkan, rute penerbangan selama enam hari OMC dilakukan ini menyasar wilayah barat, barat daya, hingga barat laut.

“Rute penyemaian pada OMC 2025 ini berdasar hasil analisis dan supervisi tim BMKG, di mana hasilnya menunjukkan wilayah barat, barat daya hingga barat laut berpotensi memiliki pertumbuhan awan hujan,” jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan langkah mitigasi bencana berjalan optimal.

"Sehingga masyarakat Jakarta dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa khawatir akan dampak cuaca ekstrem," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.