Jakarta

Gubernur Jakarta Turut Berdukacita Atas Wafatnya Suami Najwa Shihab, Pramono: Saya Kenal Dekat, Beliau Orangnya Sangat Terbuka

Yasmina Nuha | 21 Mei 2025, 12:02 WIB
Gubernur Jakarta Turut Berdukacita Atas Wafatnya Suami Najwa Shihab, Pramono: Saya Kenal Dekat, Beliau Orangnya Sangat Terbuka

AKURAT JAKARTA - Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab, meninggal dunia pada Selasa (20/5/2025), pukul 14.29 WIB.

Para artis maupun pejabat turut berdukacita atas wafatnya mendiang suami Najwa Shihab itu. Termasuk Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

"Inalilahi wainalilahi rojiun.. Saya atas nama pribadi, Gubernur Jakarta menyampaikan duka yang mendalam sahabat saya yang sudah saya kenal dekat sudah dari lama," ujar Pramono di rumah duka di Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2025) malam.

Baca Juga: Isuzu Panther 2025 Mengaum! Usung Teknologi Baru dan Performa Lebih Buas dengan Desain Sangar

Pram, sapaan akrabnya itu mengatakan, dirinya mengenang Ibrahim sebagai sosok yang terbuka dalam berdiskusi banyak hal. Untuk itu, dirinya pun turut mendoakan yang terbaik untuk mendiang.

"Bukan karena dia suaminya Najwa Shihab tetapi karena beliau adalah orang yang sangat terbuka memperdebatkan banyak hal, terutama masalah sosial, masalah hukum, dan sebagainya," tuturnya.

"Secara khusus saya ingin mendoakan mudah-mudahan beliau pintu surga baginya karena memang orang baik, baik banget," imbuhnya.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan, sebelumnya dirinya baru mengetahui dari adik Najwa, Lala Shihab, bahwa Ibrahim sudah jatuh sakit sebelum meninggal.

"Saya baru tahu ketika acara di pendidikan yaitu adik iparnya Lala Shihab menyampaikan 'mas ini suaminya Mbak Najwa sakit dan agak kritis' gitu," kata Pram.

Dengan itu, ia pun cukup terkejut lantaran dirinya mengetahui kondisi Ibrahim yang sehat dan berencana ingin mendaki gunung.

"Jadi saya tahu sejak itu mungkin 4,5 hari itu. Dan ini mengejutkan, beliau kan kondisinya sehat banget bahkan mau naik gunung sebenarnya," tukasnya.

Baca Juga: Hebat! 15 Kepala Sekolah Inovatif Dapat Penghargaan Pendidikan Award Tahun 2025 dari Pemkab Tangerang, Berikut Daftarnya

Diketahui, Ibrahim meninggal dunia karena stroke dan sempat dirawat di RS Pusat Otak Nasional Jakarta Timur sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Jenazah Ibrahim akan disemayamkan di kediaman keluarga di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan pada 21 Mei 2025, pukul 10.00 WIB di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.