Sebelum SDN 09 Kebayoran Lama Roboh, Legislator Golkar Ramly HI Ternyata Sudah Warning 22 Sekolah Rusak

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan rehabilitasi puluhan sekolah yang mengalami kerusakan sebelum insiden robohnya bangunan SDN 09 Kebayoran Lama.
Namun, dari usulan tersebut hanya sebagian kecil yang disetujui pemerintah.
Ramly mengatakan, Komisi E DPRD DKI Jakarta sebelumnya telah mengajukan perbaikan terhadap 22 sekolah yang dinilai membutuhkan rehabilitasi. Akan tetapi, hanya tujuh sekolah yang mendapat persetujuan.
"Sekolah dari Komisi E mengajukan sekaligus perbaikan itu ada 22 sekolah. Yang diterima kan tujuh, 15 enggak diterima. Termasuk itu. Akhirnya roboh, baru gubernur turun, baru kaget. Begitu kan? Padahal kita sudah usulkan," kata Ramly kepada Akurat Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Menurut Ramly, peristiwa robohnya SDN 09 Kebayoran Lama seharusnya menjadi pelajaran agar usulan rehabilitasi fasilitas pendidikan mendapat perhatian lebih besar dalam penyusunan anggaran.
Ia menilai kerusakan bangunan sekolah bukan persoalan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan telah diidentifikasi DPRD melalui pembahasan bersama perangkat daerah.
Selain sekolah, Anggota Komisi E DPRD DKI itu juga menyoroti masih banyak usulan pembangunan dan rehabilitasi puskesmas yang belum diakomodasi.
Ia menyebut Komisi E mengusulkan pembangunan 12 puskesmas, tetapi hanya lima yang disetujui.
"Termasuk puskesmas. Puskesmas itu 12, yang diterima lima. Padahal ada Puskesmas di Pademangan itu masyarakat nunggu obat itu di atas trotoar. Itu kan enggak wajar lagi," tukasnya.
Diketahui, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengungkapkan sebanyak 11 sekolah negeri kini sedang menjalani proses reviu atau pengecekan oleh tim percepatan revitalisasi gedung sekolah untuk menentukan tingkat kerusakan dan skala prioritas penanganan.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan, proses reviu dilakukan setelah Gubernur Jakarta Pramono Anung membentuk tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas memetakan kondisi bangunan sekolah secara menyeluruh.
"Dari 22, tujuh sudah berjalan. Ditambah satu dan tiga, jadi 11. Yang 11 ini sedang proses review. Sedang direview apakah memang nanti direhab total dan lain-lain," kata Nahdiana dalam rapat bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta dikutip, Selasa (28/7/2026).(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 8Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






