Jakarta

Perayaan Tahun Baru Imlek: Asal Usul Shio, Makna, dan Tujuannya

Muchammad Awan Wicaksono | 7 Februari 2024, 15:30 WIB
Perayaan Tahun Baru Imlek: Asal Usul Shio, Makna, dan Tujuannya

AKURAT JAKARTA - Jelang perayaan tahun baru Imlek, sudah banyak bangunan yang dihiasi dengan segala pernak-perniknya.

Perayaan tahun baru Imlek kali ini akan jatuh pada tanggal 10 Februari 2024.

Seperti yang sudah banyak diketahui, Imlek identik dengan angpao, lampion merah, kue keranjang, barongsai, petasan, dan masih banyak lagi.

Imlek sendiri selalu dirayakan dengan meriah dan penuh suka cita.

Baca Juga: Menjelang Libur Hari Raya Imlek dan Isra Miraj, KAI Purwokerto Sediakan 215.837 Tiket

Meski demikian, Imlek ternyata juga memiliki makna dan tujuan tersendiri.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah makna, tujuan, dan asal usul shio Imlek.

Asal Usul Shio Imlek

Salah satu legenda China mengungkapkan alasan budaya Tiongkok menamakan tahun mereka dengan nama hewan.

Legenda tersebut mengatakan bahwa Buddha meminta semua hewan untuk bertemu dengannya pada hari Imlek.

Baca Juga: Resep Pindang Bandeng Kecap ala Betawi, Sajian Khas Tahun Baru Imlek untuk Orang Tua atau Mertua

Buddha kemudian menamai tahun sesuai dengan 12 hewan yang datang pada pertemuan tersebut.

Adapun 12 hewan tersebut adalah: anjing, babi, tikus, lembu, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, dan ayam.

Makna Imlek

Imlek memiliki makna kuat karena menjadi bentuk perayaan manusia yang menyatu dengan alam.

Waktu tersebut merupakan saat yang tepat untuk bersyukur atas rezeki tahun lalu serta semangat untuk hal-hal yang lebih baik di tahun yang baru.

Baca Juga: Resep Bandeng Pesmol ala Betawi, Sajian Khas Tahun Baru Imlek, Oleh-oleh Buat Mertua

Selain itu, Imlek juga jadi momen untuk saling memaafkan antar anggota keluarga.

Tujuan Imlek

Berdasarkan sejarahnya, Imlek ini bertujuan sebagai wujud dan bentuk syukur menyambut tahun baru.

Imlek diadakan sebagai penghormatan kepada dewa sekaligus leluhur dalam budaya mereka.

Tujuan Imlek adalah sebagai bentuk warisan tradisi sekaligus simbol yang berhubungan dengannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.