Indonesia Memiliki Alat Canggih Untuk Memberantas Terorisme, Namanya CTPVE

AKURAT JAKARTA - Indonesia memiliki alat canggih untuk memberantas terorisme, berupa perangkat pekerjaan Countering Terrorism And Preventing Violent Extremism (CTPVE).
CTPVE ini untuk memperkuat kemampuan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis).
Alat ini disiapkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai salah satu sarana penanggulangan terorisme.
"Kita bekerja mulai hari ini menyiapkan perangkat - perangkat countering terrorism and preventing violent extremism" jelas Kepala BNPT Komjen. Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel dilansir dari rri.
Rycko mengatakan, dengan CPTVE, BNPT akan memiliki pusat pemantauan atau monitoring center canggih yang bisa diandalkan di Pusdalsis.
Tujuannya, untuk mendukung tugas Pusdalsis memantau keberadaan mantan narapidana terorisme atau mitra deradikalisasi yang berada di wilayah Indonesia.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan, Jadwal dan Link Live Streaming Laga Brentford vs Liverpool
"Pusdalsis kita harapkan punya kemampuan menjadi command center, kemudian karena tugas Pusdalsis adalah monitoring keberadaan mitra deradikalisasi yang sudah kembali ke Masyarakat, maka perlu kemampuan monitoring center,” ujarnya.
Selain fungsi monitoring, Pusdalsis akan menjadi pusat pengolahan data dan informasi sehingga BNPT dapat menjadi alat presiden dalam mengendalikan krisis saat terjadi aksi teror.
Sementara itu, Direktur Utama PT Nexus Tama, Rendy Michael, mengaku senang dapat berpartisipasi di dalam program transformasi BNPT.
Baca Juga: Puluhan Petugas KPPS Meninggal Dunia saat Pelaksanaan Pemilu 2024
Partisipasi itu juga dinilai mengandung tanggung jawab moral untuk mendukung kinerja maksimal BNPT melalui perangkat CPTVE.
"Sebuah kebanggaan bagi kami karena bisa berpartisipasi dalam transformasi BNPT.
Hal tersebut juga memberikan kami tanggung jawab moral. Kami terima dan akan kami laksanakan sebaik-baiknya untuk memaksimalkan kinerja BNPT," tutup Rendy. (*?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




