Jakarta

Indonesia Memiliki Alat Canggih Untuk Memberantas Terorisme, Namanya CTPVE

Ainun Kusumaningrum | 17 Februari 2024, 12:46 WIB
Indonesia Memiliki Alat Canggih Untuk Memberantas Terorisme, Namanya CTPVE

AKURAT JAKARTA - Indonesia memiliki alat canggih untuk memberantas terorisme, berupa perangkat pekerjaan Countering Terrorism And Preventing Violent Extremism (CTPVE).

CTPVE ini untuk memperkuat kemampuan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis).

Alat ini disiapkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai salah satu sarana penanggulangan terorisme.

Baca Juga: Update Hasil Perhitungan Resmi Real Count KPU, Prabowo Masih Unggul Diikuti Anies dan Ganjar, Berikut Rinciannya

"Kita bekerja mulai hari ini menyiapkan perangkat - perangkat countering terrorism and preventing violent extremism" jelas Kepala BNPT Komjen. Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel dilansir dari rri. 

Rycko mengatakan, dengan CPTVE, BNPT akan memiliki pusat pemantauan atau monitoring center canggih yang bisa diandalkan di Pusdalsis.

Tujuannya, untuk mendukung tugas Pusdalsis memantau keberadaan mantan narapidana terorisme atau mitra deradikalisasi yang berada di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Jangan Ketinggalan, Jadwal dan Link Live Streaming Laga Brentford vs Liverpool

"Pusdalsis kita harapkan punya kemampuan menjadi command center, kemudian karena tugas Pusdalsis adalah monitoring keberadaan mitra deradikalisasi yang sudah kembali ke Masyarakat, maka perlu kemampuan monitoring center,” ujarnya.

Selain fungsi monitoring, Pusdalsis akan menjadi pusat pengolahan data dan informasi sehingga BNPT dapat menjadi alat presiden dalam mengendalikan krisis saat terjadi aksi teror.

Sementara itu, Direktur Utama PT Nexus Tama, Rendy Michael, mengaku senang dapat berpartisipasi di dalam program transformasi BNPT.

Baca Juga: Puluhan Petugas KPPS Meninggal Dunia saat Pelaksanaan Pemilu 2024

Partisipasi itu juga dinilai mengandung tanggung jawab moral untuk mendukung kinerja maksimal BNPT melalui perangkat CPTVE.

"Sebuah kebanggaan bagi kami karena bisa berpartisipasi dalam transformasi BNPT.  

Hal tersebut juga memberikan kami tanggung jawab moral. Kami terima dan akan kami laksanakan sebaik-baiknya untuk memaksimalkan kinerja BNPT," tutup Rendy. (*? 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.