Jakarta

Kenali Gejala Cacar Monyet, Segera Periksa ke Dokter Jika Mengalami Lebih dari Satu Gejala Ini

Hawa E. Azhari | 28 Agustus 2024, 11:30 WIB
Kenali Gejala Cacar Monyet, Segera Periksa ke Dokter Jika Mengalami Lebih dari Satu Gejala Ini

AKURAT JAKARTA - Gejala monkeypox (cacar monyet) pada manusia mirip dengan gejala cacar (smallpox), tetapi biasanya lebih ringan.

Gejala monkeypox berkembang melalui beberapa tahap, dimulai dengan fase prodromal yang tidak spesifik, diikuti dengan fase munculnya ruam.

Berikut adalah penjelasan mengenai gejala-gejala yang muncul pada monkeypox:

Baca Juga: Tak Hanya Olimpiade, Hari Ini Para Atlet Siap Berlaga di Paralimpiade Paris 2024

1. Fase Prodromal (Gejala Awal)

Gejala awal biasanya muncul dalam waktu 5 hingga 21 hari setelah terpapar virus, dengan rata-rata masa inkubasi sekitar 7-14 hari.

Pada tahap ini, gejala-gejala yang muncul dapat meliputi:

- Demam: Demam tinggi adalah gejala pertama yang sering dialami, biasanya di atas 38°C (100.4°F).

- Sakit Kepala: Sakit kepala parah bisa menjadi tanda awal dari infeksi monkeypox.

- Nyeri Otot: Nyeri otot dan tubuh (myalgia) adalah gejala umum yang dialami oleh orang yang terinfeksi.

Baca Juga: Yang Mau Jadi Intelijen Negara Merapat, Ini Formasi dan Syarat CPNS BIN 2024

- Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Limfadenopati): Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan adalah gejala khas monkeypox yang membedakannya dari cacar (smallpox). Limfadenopati bisa menyebabkan kelenjar terasa nyeri dan keras saat disentuh.

- Kelelahan: Kelelahan atau rasa lemah yang intens sering dialami pada tahap awal infeksi.

- Menggigil dan Berkeringat: Menggigil dan berkeringat yang berlebihan bisa terjadi karena demam.

2. Fase Munculnya Ruam

Baca Juga: Simak Formasi CPNS 2024 Khusus Disabilitas, Lengkap dengan Cara Daftar dan Syaratnya

Ruam biasanya mulai muncul 1 hingga 3 hari setelah demam, dan ruam ini melalui beberapa tahap perkembangan sebelum akhirnya sembuh.

Tahap-tahap perkembangan ruam adalah sebagai berikut:

- Bintik Merah (Makula): Tahap pertama ruam dimulai dengan munculnya bintik merah datar (makula) di kulit. Bintik-bintik ini awalnya muncul di wajah sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk tangan, kaki, telapak tangan, dan telapak kaki.

- Benjolan (Papula): Bintik-bintik merah kemudian berkembang menjadi benjolan yang lebih keras dan terangkat (papula).

- Lepuh Berisi Cairan (Vesikel): Papula selanjutnya berkembang menjadi lepuh kecil yang berisi cairan jernih (vesikel).

Baca Juga: Baiknya Jangan Dikonsumsi Pagi Hari, Ini 5 Jenis Makanan yang Bisa Timbulkan Bau Badan

- Lepuh Berisi Nanah (Pustula): Vesikel kemudian menjadi pustula, yang merupakan lepuh berisi nanah. Tahap ini dapat menyebabkan nyeri dan gatal.

- Keropeng (Krustasi): Pustula akhirnya mengering dan berubah menjadi keropeng yang kemudian akan rontok. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa minggu.

3. Gejala Tambahan

- Nyeri Tenggorokan dan Batuk: Beberapa pasien mungkin mengalami sakit tenggorokan, batuk, atau gejala pernapasan lainnya.

- Nyeri Punggung: Nyeri punggung juga bisa menjadi bagian dari gejala awal.
Mual dan Muntah: Gejala gastrointestinal seperti mual dan muntah dapat terjadi pada beberapa orang yang terinfeksi.

Baca Juga: Ide Sarapan Sederhana tapi Nikmat, Resep Bubur Ayam Cirebon, Buatnya Gampang dan Murah

Jika seseorang mengalami gejala-gejala yang serupa dengan monkeypox, terutama setelah kontak dengan orang yang terinfeksi atau hewan liar, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat serta untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Dengan mengetahui gejala-gejala ini, diharapkan penanganan dan pencegahan penyebaran penyakit ini bisa dilakukan dengan lebih efektif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.