Jakarta

Sederet Efek Samping Jika Absen Sarapan Pagi, Jangan Disepelekan

Hawa E. Azhari | 28 Desember 2024, 05:05 WIB
Sederet Efek Samping Jika Absen Sarapan Pagi, Jangan Disepelekan

AKURAT JAKARTA - Sarapan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dilakukan saat pagi sebelum memulai hari.

Sebab, makanan yang dimakan saraoan menjadi sumber energi dan nutrisi pertama sebelum seseorang memulai hari.

Karenanya, ketika seseorang melewatkan sarapan ini dapat berdampak buruk atau menimbulkan efek samping bagi kesehatan tubuh.

Efek samping dari melewatkan sarapan ini pun beragam, tergantung kondisi kesehatan dan pribadi seseorang.

Baca Juga: 5 Aktivitas Setelah Bangun Tidur Pagi Hari yang Bisa Membuat Harimu Lebih Baik dan Berkualitas

Berikut beberapa dampak atau efek samping melewatkan sarapan saat pagi:

1. Penurunan Konsentrasi dan Produktivitas

Sarapan memberikan energi dan gula darah yang dibutuhkan oleh otak untuk berfungsi dengan baik.

Melewatkan sarapan dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, daya ingat, produktivitas, dan kinerja mental.

Baca Juga: Pengamat Sebut Kenaikkan Tarif PAM Jaya Terlalu Tinggi, Padahal Pelayanan Masih Belum Optimal, Naik Berapa Sih? Berikut Rinciannya!

2. Kurangnya Energi

Sarapan memberikan sumber energi pertama pada pagi hari setelah tidur. Tanpa sarapan, seseorang mungkin merasa lemah, lesu, dan kurang bertenaga sepanjang pagi.

3. Kelaparan Berlebihan Saat Siang Hari

Melewatkan sarapan dapat membuat seseorang merasa sangat lapar saat siang hari, yang dapat menyebabkan makan berlebihan atau memilih makanan yang kurang sehat.

Baca Juga: Prediksi Skor Bali United vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1: Mampukah Bajul Ijo Patahkan Dominasi Serdadu Tridatu?

4. Gangguan Metabolisme

Sarapan membantu memulai metabolisme tubuh. Melewatkan sarapan dapat mengganggu metabolisme dan berkontribusi pada masalah berat badan.

5. Penurunan Kadar Gula Darah

Melewatkan sarapan dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah, yang dapat membuat Anda merasa pusing, lemas, atau marah.

Baca Juga: Prediksi Skor PSBS Biak vs Dewa United di BRI Liga 1: Kebangkitan Badai Pasifik, atau Konsistensi Positif Tangsel Warrior Berlanjut?

6. Resiko Obesitas

Orang yang melewatkan sarapan cenderung memiliki resiko obesitas yang lebih tinggi karena mungkin makan lebih banyak kalori saat makan siang atau makan malam.

7. Masalah Kesehatan Jangka Panjang

Melewatkan sarapan secara teratur dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan jangka panjang, termasuk peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, dan masalah pencernaan.

Baca Juga: PAM Jaya Umumkan Tarif Air Baru yang Berlaku Mulai 1 Januari 2025, YLKI: Harus Berpihak kepada Konsumen Rumah Tangga

8. Kurangnya Nutrisi

Sarapan dapat menjadi kesempatan untuk mengonsumsi nutrisi penting seperti serat, protein, vitamin, dan mineral. Tanpa sarapan, seseorang mungkin kekurangan nutrisi ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.