Jangan Sampai Zonk! Ini Tips Lihat Embun Upas Bromo yang Langka

AKURAT JAKARTA - Melihat embun upas di Bromo menjadi salah satu pengalaman langka yang banyak diburu wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Fenomena ini hanya muncul di waktu tertentu, dan jika kamu datang di waktu yang salah, bisa saja pulang tanpa melihat apa-apa.
Oleh karena itu, penting untuk tahu tips sukses melihat embun upas Bromo agar perjalananmu tidak sia-sia.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Tiket ke Jepang Hanya Rp3 Jutaan di HSBC ANA Travel Fair 2025
Waktu terbaik untuk menyaksikan embun beku ini adalah antara bulan Juli hingga Agustus, tepat saat puncak musim kemarau.
Embun upas biasanya muncul di kawasan Lautan Pasir, Padang Savana, hingga Bukit Teletubbies.
Tapi kamu harus datang lebih awal, idealnya sekitar pukul 05.00–07.00 pagi, karena fenomena ini hanya bisa dilihat menjelang matahari terbit.
Baca Juga: Menjelajah Jakarta dari Ketinggian: Pengalaman Seru di Open Top Tour of Jakarta
Selain waktu dan lokasi, kamu juga perlu melakukan persiapan agar bisa menikmati momen ini dengan nyaman.
Tubuh harus fit karena suhu di kawasan ini bisa sangat menusuk tulang.
Kenakan pakaian hangat seperti jaket tebal, sarung tangan, kupluk, syal, dan masker.
Ini penting agar kamu bisa bertahan dalam suhu ekstrem.
Membawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh juga penting karena kamu pasti tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengabadikan keindahan embun beku di rerumputan dan pasir Bromo yang begitu estetik.
Jangan lupa juga membawa bekal makanan serta minuman hangat sebagai teman saat menunggu fenomena ini.
Baca Juga: Festival Marunda 2025: Wisata Gratis yang Edukatif, Menghibur, dan Menggerakkan Warga
Agar perjalananmu aman dan optimal, patuhi aturan yang berlaku di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Hindari merusak alam, buang sampah pada tempatnya, dan jangan masuk area terlarang.
Kamu juga bisa menyewa jasa pemandu lokal untuk mendapatkan informasi terkini dan lokasi terbaik menyaksikan embun upas.
Baca Juga: Salju Tipis di Bromo Tak Selalu Indah, Cantik di Kamera tapi Bikin Petani Merugi
Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa menikmati salah satu keajaiban alam Bromo dengan lebih maksimal dan bermakna. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








