Jakarta

Sejarah Padel dan Manfaat Kesehatannya: Olahraga dari Halaman Rumah yang Mendunia

Zainal Abidin | 10 Agustus 2025, 13:49 WIB
Sejarah Padel dan Manfaat Kesehatannya: Olahraga dari Halaman Rumah yang Mendunia

AKURAT JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel menjadi sorotan dan kian populer di berbagai daerah, termasuk Indonesia.

Lapangan-lapangan padel mulai bermunculan di kota-kota besar, dari Jakarta hingga Surabaya, bahkan merambah kawasan wisata.

Popularitas padel tidak lepas dari kemudahan aturan permainan, sensasi kompetitif yang seru, dan citra gaya hidup modern yang melekat pada olahraga ini.

 Baca Juga: Rematch Tinju Selebritas El Rumi vs Jefri Nichol Malam ini, Catat Jam dan Cara Nontonnya!

Meskipun terkesan baru populer di masyarakat Indonesia, sejarah padel mempunyai cerita panjang yang sangat menarik.

Kini, padel telah menjelma menjadi olahraga hits yang digemari di berbagai penjuru dunia.

Olahraga ini awal mula diciptakan pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera di Acapulco, Meksiko.

 Baca Juga: Daftar Terbaru 21 Kosmetik Bermasalah yang Dilarang BPOM, Ada Produk Andalan Kamu?

Kala itu, Corcuera memodifikasi lapangan tenis di rumahnya karena keterbatasan lahan, menambahkan dinding di sekelilingnya, dan menciptakan aturan khusus yang membedakannya dari tenis.

Setelah itu, padel diperkenalkan di Spanyol oleh Alfonso de Hohenlohe pada 1974, lalu berkembang pesat di kalangan sosialita Eropa.

Argentina kemudian menjadi negara kedua yang mengadopsi padel secara masif, menjadikannya salah satu olahraga terpopuler di sana sejak 1990-an.

 Baca Juga: Semangka, Buah Surga yang Menyegarkan dan Bersahabat bagi Penderita Hipertensi

Keunikan permainan ini terletak pada lapangan yang lebih kecil dari tenis, dikelilingi dinding kaca atau kawat, dan permainan yang umumnya dilakukan berpasangan.

Selain menawarkan hiburan, padel juga menyimpan banyak manfaat kesehatan.

Bila kita konsisten melakukan olahraga ini, kebugaran tubuh akan terjaga karena  bisa membakar kalori dalam jumlah yang banyak.

 Baca Juga: Bukan Cuma TMII, 4 Tempat Wisata ini juga Beri Tiket Gratis Khusus untuk yang Bernama Agus atau Lahir di Agustus

Padel juga membantu melatih refleks sekaligus meningkatkan kecepatan berpikir.

Berbeda dengan tenis, lapangan padel mempunyai jarak lari yang lebih pendek, sehingga lebih relatif aman bagi sendi.

Dari sisi mental, olahraga ini bisa memicu pelepasan endorfin yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood.

 Baca Juga: Olahraga Lebih Ampuh dari Obat? Studi Ungkap Solusi Ampuh Lawan Depresi dan Kecemasan

Karena umumnya dimainkan bersama orang lain, olahraga ini juga mempererat interaksi sosial dan menciptakan rasa kebersamaan.

Tak mengherankan jika saat ini padel menjadi opsi favorit bagi mereka yang menginginkan olahraga menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Berawal dari ide kreatif di halaman rumah, olahraga ini kini berkembang pesat popularitasnya dan menjadi tren di berbagai negara.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.