Jakarta

Dari Wajan Teflon hingga Wadah Plastik, Ini Peralatan Dapur yang Perlu Kamu Ganti

Zainal Abidin | 13 September 2025, 16:30 WIB
Dari Wajan Teflon hingga Wadah Plastik, Ini Peralatan Dapur yang Perlu Kamu Ganti

AKURAT JAKARTA - Peralatan dapur yang sehari-hari kamu gunakan ternyata bisa menjadi sumber masalah kesehatan serius jika tidak diperhatikan dengan baik.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa benda seperti talenan plastik, wajan teflon, hingga wadah plastik dapat melepaskan zat berbahaya ke dalam makanan.

Hal ini tentu mengejutkan, sebab peralatan tersebut lazim dipakai banyak orang tanpa disadari dampaknya.

Baca Juga: Pilihan Gunung untuk Pendaki Pemula dengan Jalur Ringan dan Pemandangan Spektakuler

Menurut Avery Zenker, RD, MAN, dietisien dari MyHealthTeam, talenan plastik adalah salah satu alat yang sebaiknya segera diganti.

“Diperkirakan seseorang yang menggunakan talenan plastik terpapar 7,4 hingga 50,7 gram mikroplastik per tahun. Itu setara dengan satu kantong plastik belanjaan di bagian bawah, dan sepuluh kartu kredit di bagian atas. Sebagai gantinya, gunakan talenan kayu, bambu, atau kaca,” ujarnya seperti dikutip laman Eating Well (13/9/2025).

Talenan kayu dinilai lebih aman karena stabil, tahan lama, dan tidak mudah mengelupas serpihan.

Baca Juga: Hiburan Gratis! DJ Hannah X dan Maliq D’Essentials Siap Meriahkan Tribeca Festival 2025, Cek Tanggal dan Lokasinya di Sini

Begitu pula soal wajan, Zenker menegaskan bahwa wajan anti lengket dengan lapisan teflon bisa melepaskan senyawa berbahaya seperti PFOA dan PFAS saat dipanaskan berlebih.

Senyawa ini dikaitkan dengan gangguan hormon, kerusakan hati, hingga risiko kanker.

Sebagai pengganti, ahli diet Helen Tieu menyarankan wajan besi cor, baja tahan karat, atau keramik yang lebih awet dan sehat.

Baca Juga: Pengumuman! Sky Lantern Serenade 2025 di Purwokerto Resmi Diundur Jadi 27 September, Lokasi dan Pengisi Acara Tetap Sama, Cek Info Selengkapnya

Bukan hanya itu, wadah plastik juga perlu dihindari.

Meski ringan dan praktis, plastik berpotensi melepaskan bahan kimia seperti BPA atau ftalat ke makanan, terutama jika terkena panas atau digunakan untuk menyimpan makanan asam dan berlemak.

Wadah kaca dianggap lebih aman, berkelanjutan, dan tidak menimbulkan risiko serupa.

Baca Juga: #SalingSilang di Synchronize Fest 2025, Saat Musik Indonesia Bertemu dalam Satu Panggung

Langkah kecil lain yang bisa kamu lakukan adalah mengganti botol plastik dengan botol stainless steel, memilih air fryer ketimbang penggorengan berminyak, serta menjaga pisau dapur tetap tajam agar aman digunakan.

Jangan lupa, hindari juga ketel plastik untuk memasak air dan beralihlah ke ketel kaca.

Dengan mengganti peralatan dapur ke bahan yang lebih aman, kamu bukan hanya melindungi kesehatan, tapi juga ikut menjaga lingkungan dari dampak plastik sekali pakai. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.