Pilihan Herbal untuk Keracunan Makanan: Air Kelapa hingga Rebusan Jahe

AKURAT JAKARTA – Keracunan makanan yang disebabkan kontaminasi virus, parasit, atau bahan kimia dapat diredakan gejalanya dengan beberapa bahan alami.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, menyebut air kelapa hingga rebusan jahe efektif sebagai obat alami.
"Penggunaan herbal atau jamu itu tergantung dari penyebab keracunan makanannya," kata Inggrid, Senin (29/9/2025).
Baca Juga: Konser Isyana Sarasvati di Jakarta Digelar 11 Oktober 2025, Simak Acara dan Lokasinya di Sini
Inggrid menjelaskan, selain cairan seperti oralit, beberapa bahan alami dapat membantu meredakan gejala, yaitu:
1. Air Kelapa
Air kelapa hijau atau kelapa muda kaya garam alami dan mineral (kalium dan potasium). Ini sangat penting untuk mencegah dehidrasi pada pasien yang sering muntah atau mencret. Dianjurkan minum satu cangkir air kelapa setiap kali muntah atau mencret.
2. Rebusan Jahe
Jahe dikenal efektif membantu meredakan gejala mual dan muntah. Air rebusan jahe dapat dibuat dengan merebus 10 gram jahe segar dalam 250-300 ml air, dan dapat diminum hingga empat cangkir sehari.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Diprediksi Hujan Sepanjang Hari, BMKG Ingatkan Warga Waspada
3. Adas, Chamomile, dan Pepermin
Air rebusan adas atau jintan putih direkomendasikan untuk meredakan sakit perut atau kram. Sementara seduhan teh bunga chamomile atau daun pepermin juga bermanfaat meredakan gejala keracunan.
4. Yoghurt dan Pisang
Yoghurt membantu meningkatkan bakteri baik di saluran cerna untuk melawan bakteri jahat. Sedangkan pisang yang kaya mineral sangat baik untuk pencernaan yang sensitif.
Inggrid menekankan bahwa keracunan makanan membutuhkan penanganan komprehensif, mencakup kecukupan cairan, nutrisi, dan istirahat.
Dia mengingatkan agar tidak memberikan obat tanpa resep dokter dan segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan jika gejala tidak kunjung mereda.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






