Terbongkar! 5 Olahraga Rahasia yang Bikin Kamu Awet Muda

AKURAT JAKARTA - Kamu mungkin sering mendengar bahwa penuaan adalah proses alami, tetapi keyword olahraga anti-aging kini semakin sering dibicarakan karena efeknya yang nyata pada tubuh dan kulit.
Banyak ahli menyebut bahwa olahraga anti-aging bisa menjadi salah satu cara termudah dan paling terjangkau untuk menjaga kamu tetap terlihat segar.
Bahkan, sebagian orang menganggap olahraga anti-aging sebagai kunci muda alami yang sering kali terlewatkan dalam rutinitas harian.
Baca Juga: Akses Bromo Dibatasi Saat Wulan Kapitu, Ini Rute yang Masih Dibuka
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik tertentu dapat membantu memperlambat munculnya tanda-tanda umur, membuat kamu tampak lebih sehat sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Tanpa disadari, kebiasaan sederhana seperti lari pagi atau latihan kekuatan di rumah bisa menghasilkan perubahan besar pada tampilan kulit dan kebugaran tubuh.
Penuaan memang tak bisa dihindari, tetapi siapa sangka rutinitas di pusat kebugaran atau trek lari bisa menjadi kunci rahasia untuk melawan tanda-tandanya?
Baca Juga: Aquarium Date hingga Wahana Kapal Selam, Inilah Keunikan BXSea Bintaro yang Wajib Kamu Kunjungi
Berolahraga secara teratur ternyata tak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memiliki efek “anti-aging” luar biasa, mulai dari mengurangi kerutan hingga membuat wajah tampak lebih segar dan awet muda.
Faktanya, ada jenis latihan tertentu yang terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan kualitas kulit dan menjaga bentuk tubuh tetap kencang.
Ingin tahu rahasianya?
Baca Juga: Hati-Hati! Kerusakan Sepele pada Paspor Bisa Bikin Kamu Tidak Bisa Terbang
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah 5 jenis olahraga yang bisa kamu lakukan agar wajah terlihat lebih muda:
1. Latihan Kekuatan (Angkat Beban, Push-up, Pull-up)
Latihan kekuatan memegang peran krusial dalam memperlambat proses penuaan otot.
Baca Juga: Punya Otak Setara Manusia, Gemini 3 Google Kini Bisa Buat Koding
Regenerasi otot mulai menurun drastis pada usia 35–40 tahun, sehingga menjaga massa otot penting untuk mencegah postur membungkuk dan kulit melorot.
Gerakan seperti push-up, pull-up, dan squat membantu meningkatkan kekuatan tubuh tanpa menambah banyak lemak, sekaligus memberi bentuk yang lebih tegas.
2. Berlari (Pemicu Sirkulasi Darah Maksimal)
Baca Juga: Warga Lampung Merapat! Konser Guyon Waton hingga Om Lorenzo, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini
Berlari menjadi pilihan terbaik karena mampu meningkatkan aliran darah secara signifikan.
Nutrisi dan oksigen yang dibawa darah membantu kulit tampak lebih “hidup”, bercahaya, dan sehat.
Jika kamu berlari di luar ruangan, bonus tambahan berupa Vitamin D juga akan memperkuat tulang dan meningkatkan suasana hati.
3. Berenang (Low Impact dengan Efek Mengencangkan)
Olahraga ketahanan ini aman untuk sendi dan efektif melibatkan hampir seluruh otot tubuh.
Setiap gerakan tangan dan kaki terasa seperti latihan beban di air, membantu mengencangkan bahu, memperkuat otot inti, dan membuat tubuh tampil lebih kencang secara keseluruhan.
4. Bersepeda (Kardio Hebat untuk Postur Tubuh)
Selain membakar kalori, bersepeda meningkatkan kekuatan otot inti dan memperbaiki postur.
Postur yang baik berperan besar dalam menciptakan kesan lebih muda, energik, dan bertenaga.
5. Yoga (Stretching untuk Elastisitas dan Relaksasi)
Yoga membantu menjaga kelenturan dan mobilitas tubuh.
Peregangan yang terarah melumasi persendian dan membuat gerakan lebih luwes.
Baca Juga: Bukan Soal Kursi dan Sabuk Pengaman, Ini Kebiasaan yang Wajib Kamu Ikuti Saat Naik Pesawat
Selain itu, yoga membantu meredakan stres—faktor penting yang kerap memicu kerutan di wajah.
Para ahli menjelaskan bahwa manfaat anti-aging dari olahraga berasal dari dua hal: meningkatnya produksi kolagen dan membaiknya kesehatan tulang serta sirkulasi.
Latihan aerobik merangsang produksi kolagen yang menjaga kulit tetap kencang, sedangkan gerakan menahan gravitasi seperti squat membantu aliran darah tetap optimal.
Baca Juga: WAF, Festival Angklung Terbesar 2025 Siap Guncang Jakarta dengan Kolaborasi Budaya Unik
Agar hasilnya maksimal, kamu perlu memulai olahraga secara bertahap dan konsisten.
Kontrol gerakan lebih penting dibanding sekadar mengejar jumlah repetisi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









