Mengenal Lima Jenis Garam dan Perannya bagi Kesehatan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Garam adalah mineral penting yang hampir selalu hadir di setiap hidangan, karena fungsinya bukan hanya memberi rasa asin, tetapi juga berdampak pada kesehatan tubuh.
Secara kimia, jenis garam yang umum dikonsumsi tersusun dari natrium dan klorin yang bekerja bersama membantu sistem saraf mengirimkan sinyal listrik ke otak dan seluruh jaringan tubuh.
Dalam jumlah yang tepat, garam berperan menjaga keseimbangan cairan, mendukung kontraksi otot, serta memastikan organ vital dapat bekerja secara stabil setiap hari.
Baca Juga: Biar Nggak Kecewa, Ini 6 Trik Memilih Melon Matang Sempurna
Meski sering dianggap sama, garam sebenarnya memiliki beberapa jenis dengan karakter, proses produksi, serta manfaat yang berbeda bagi kesehatan tubuh.
1. Garam Halus
Jenis pertama adalah garam halus atau garam meja yang paling sering digunakan masyarakat karena mudah larut dan praktis untuk kebutuhan memasak harian.
Garam ini telah melalui proses pemurnian sehingga teksturnya sangat halus, namun sebagian besar mineral alaminya ikut terbuang selama pengolahan.
Untuk mencegah penggumpalan, produsen menambahkan zat anti-caking serta yodium yang berfungsi penting dalam mencegah gangguan tiroid.
2. Garam Laut
Baca Juga: Dongeng Anak: Tiga Ujian untuk Monyet Peniru
Jenis kedua adalah garam laut yang dihasilkan dari penguapan air laut dan masih menyimpan beragam mineral alami selain natrium klorida.
Kandungan kalium, magnesium, dan zat besi membuat warna garam laut cenderung lebih gelap, sekaligus memberi cita rasa yang lebih kompleks.
Meski begitu, konsumen tetap disarankan memilih produk yang terjamin kualitasnya untuk meminimalkan risiko kontaminasi lingkungan.
Baca Juga: OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Bukan Diagnosis hanya Pendukung Kualitas Hidup
3. Garam Himalaya
Garam Himalaya atau pink salt menjadi jenis ketiga yang populer karena warna merah mudanya berasal dari kandungan mineral besi alami.
Garam ini mengandung berbagai mineral pendukung, meski secara fungsi kesehatan tetap perlu dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan.
Baca Juga: Di Balik Sikap Tegar, Ini Alasan Pria Sulit Mengungkapkan Emosi
4. Garam Kosher
Jenis keempat adalah garam kosher yang bertekstur kasar dan sering digunakan dalam pengolahan daging karena mudah menempel di permukaan bahan.
Rasa asinnya lebih ringan jika ditakar dengan volume yang sama, sehingga penggunaannya tidak dapat disamakan langsung dengan garam meja.
Baca Juga: Mesra Beach, Destinasi Romantis Gunungkidul dengan Nuansa Alam yang Berbeda
5. Garam Celtic
Jenis kelima adalah garam celtic yang berwarna keabu-abuan dan memiliki tekstur lembap karena masih menyimpan sedikit kandungan air laut.
Garam ini dikenal kaya mineral dan memiliki kadar natrium yang relatif lebih rendah dibandingkan jenis garam olahan biasa.
Baca Juga: Desa Wisata Hijau Bilebante, Harmoni Alam dan Budaya Ramah Lingkungan di Lombok Tengah
Dalam aspek kesehatan, garam berperan penting mendukung fungsi tiroid melalui kandungan yodium yang membantu pembentukan hormon pengatur metabolisme.
Natrium dalam garam juga menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit agar sel, saraf, serta otot dapat bekerja secara optimal setiap waktu.
Selain dikonsumsi, air garam kerap dimanfaatkan untuk berkumur karena membantu menjaga kebersihan mulut dan meredakan iritasi tenggorokan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




