Dampak Kesehatan Tulang Tidak Dijaga, Efeknya Tak Sekadar Nyeri

AKURAT JAKARTA - Kurangnya perhatian terhadap kesehatan tulang dapat memicu berbagai masalah serius dalam jangka panjang.
Tulang bukan sekadar penopang tubuh, tetapi juga berperan penting dalam pergerakan, perlindungan organ vital, hingga penyimpanan mineral penting.
Ketika tulang tidak dirawat dengan baik melalui aktivitas fisik dan pola hidup sehat, dampaknya bisa merambat ke berbagai sistem tubuh.
Salah satu dampak paling umum adalah penurunan kepadatan tulang.
Rendahnya aktivitas fisik berkaitan erat dengan berkurangnya kepadatan mineral tulang, terutama pada tulang belakang dan pinggul.
Tulang membutuhkan rangsangan berupa gerakan dan beban untuk mempertahankan kekuatannya.
Baca Juga: Bau Mulut Datang Diam-Diam, Ini Daftar 10 Makanan yang Perlu Kamu Hindari
Jika kamu jarang bergerak, tulang akan kehilangan massa secara perlahan dan menjadi lebih rapuh dari waktu ke waktu.
Dampak lanjutan dari kondisi ini adalah meningkatnya risiko osteoporosis.
Kurang bergerak dapat mempercepat hilangnya massa tulang dan meningkatkan kemungkinan terjadinya osteoporosis.
Baca Juga: Dongeng Anak: Malin Kundang Si Anak Durhaka
Penyakit ini membuat tulang menjadi keropos dan mudah patah, bahkan akibat benturan ringan.
Risiko ini cenderung lebih tinggi pada lansia dan perempuan setelah menopause, namun bukan berarti usia muda sepenuhnya aman jika gaya hidup tidak aktif terus berlangsung.
Selain itu, otot dan koordinasi tubuh juga dapat melemah.
Baca Juga: Sutradara James Cameron Digugat Usai Sekuel Avatar Dituding Hasil Jiplak
Tulang yang tidak kuat sering kali disertai dengan penurunan kekuatan otot.
Kondisi ini berdampak langsung pada keseimbangan dan koordinasi tubuh.
Ketika keseimbangan menurun, risiko jatuh pun meningkat.
Jika tulang berada dalam kondisi rapuh, cedera serius seperti patah tulang menjadi lebih sulit dihindari.
Dampak lainnya yang sering luput disadari adalah gangguan metabolisme kalsium.
Aktivitas fisik membantu melancarkan peredaran darah dan mendukung penyerapan kalsium ke dalam tulang.
Baca Juga: Daftar 8 Destinasi Wisata Pantai Indah Kapuk yang Wajib Masuk Wishlist Kamu di Musim Liburan
Tanpa gerakan yang cukup, distribusi kalsium menjadi kurang optimal.
Akibatnya, tulang tidak mendapatkan mineral yang dibutuhkan untuk tetap padat dan kuat.
Melihat berbagai dampak tersebut, menjaga kesehatan tulang sebaiknya dilakukan sejak dini.
Baca Juga: Olahraga Bakar Kalori Tanpa Alat, Cocok untuk Kamu yang Sibuk
Kamu bisa memulainya dengan rutin bergerak, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, serta menerapkan pola makan seimbang yang kaya kalsium dan vitamin D.
Dengan perhatian yang konsisten, risiko gangguan tulang dapat ditekan, sehingga kamu tetap aktif dan sehat dalam jangka panjang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








