Kenali 5 Dampak Daddy Issues pada Anak agar Tidak Terlambat Menangani

AKURAT JAKARTA - Fenomena daddy issues pada anak sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa terasa hingga dewasa.
Kondisi ini muncul ketika anak kehilangan peran ayah, baik secara fisik maupun emosional.
Akibatnya, anak menghadapi masalah dalam kepercayaan diri, emosi, hingga hubungan sosial.
Psikolog Sukmadiarti menyebut, tanda paling umum daddy issues adalah rendahnya harga diri yang membuat anak sulit bersosialisasi.
Tak berhenti di situ, ada beberapa dampak lain yang juga bisa memengaruhi perkembangan anak.
Berikut 5 di antaranya:
1. Harga diri rendah dan sulit bersosialisasi
Anak merasa tidak cukup baik sehingga minder, insecure, dan sulit membangun pertemanan.
2. Takut kehilangan dan hubungan tidak sehat
Meski sulit menjalin relasi, mereka cenderung terlalu bergantung saat punya teman atau pasangan hingga menimbulkan hubungan toksik.
3. Emosi tidak stabil dan rentan depresi
Anak mudah marah, tersinggung, sensitif, bahkan depresi karena tidak mendapat perhatian dari figur ayah.
4. Rentan overthinking dan trauma relasiM
ereka sering curiga berlebihan, takut dikhianati, dan membawa trauma masa lalu ke hubungan masa depan.
5. Haus validasi
Anak tumbuh dengan kebutuhan berlebihan akan pengakuan dari orang lain, misalnya lewat prestasi atau karier, meski menyimpan luka batin.
Dari 5 dampak tersebut, jelas bahwa daddy issues bukan hal sepele.
Baca Juga: 5 Minuman Favorit Zona Biru yang Bikin Awet Panjang Umur
Kehadiran ayah sangat penting untuk membentuk anak yang sehat, percaya diri, dan bahagia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









