Jangan Anggap Sepele, Es Krim yang Dibekukan Kembali Bisa Picu Keracunan Makanan

AKURAT JAKARTA - Es krim menjadi salah satu makanan penutup favorit banyak orang karena rasanya manis, lembut, dan menyegarkan.
Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa es krim yang sempat mencair lalu dibekukan kembali bisa berbahaya bagi kesehatan.
Ketika es krim mulai mencair, suhunya meningkat dan kondisi ini menjadi lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang.
Baca Juga: 6 Keutamaan Malam Lailatul Qadar yang Membuat Ibadah Bernilai Ribuan Bulan
Beberapa jenis bakteri yang sering ditemukan pada produk berbahan susu adalah Listeria, E. coli, dan Salmonella.
Bakteri tersebut dapat berkembang biak dengan cepat ketika makanan berada pada suhu ruang terlalu lama.
Jika es krim dibiarkan mencair lebih dari dua jam, risiko kontaminasi bakteri bisa meningkat secara signifikan.
Masalahnya, banyak orang mengira bahwa membekukan kembali es krim dapat membuatnya aman untuk dimakan.
Padahal, proses pembekuan ulang tidak mampu membunuh bakteri yang sudah berkembang sebelumnya.
Salah satu bakteri yang paling berbahaya adalah Listeria yang sering ditemukan pada makanan berbahan dasar susu.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UNPAM: Sistem Smart Home Berbasis IoT Mampu Tekan Biaya Listrik hingga Signifikan
Bakteri ini bahkan mampu bertahan hidup pada suhu dingin, termasuk di dalam freezer rumah tangga.
Infeksi akibat bakteri Listeria dikenal dengan istilah listeriosis yang dapat menyebabkan gejala cukup serius.
Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala, kaku leher, mual, muntah, hingga gangguan pada sistem saraf.
Baca Juga: Viral! Kecelakaan Bus Tewaskan Pemotor di Gunung Sahari, Transjakarta Serahkan Bukti CCTV ke Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


