Sering Diabaikan, Ternyata Tulisan Tebal di Label Makanan Punya Fungsi Penting

AKURAT JAKARTA - Saat membeli makanan atau camilan kemasan, sebagian orang terbiasa melihat daftar komposisi yang tercantum pada label produk.
Namun, tidak semua orang memperhatikan bahwa beberapa bahan pada daftar tersebut ditulis dengan huruf tebal, sementara yang lain ditulis biasa.
Perbedaan penulisan tersebut ternyata memiliki arti penting.
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Vidi Aldiano Sempat Ungkap Dirinya Tak Takut Mati
Tulisan yang dicetak tebal bukan hanya sekadar memperindah tampilan kemasan, melainkan menjadi penanda adanya bahan tertentu yang berpotensi memicu alergi pada sebagian orang.
Head of Strategic Marketing Nutrifood, Susana, menjelaskan bahwa tulisan yang dicetak tebal pada daftar komposisi biasanya menandakan potensi kandungan alergen dalam produk tersebut.
“Kalau di komposisi ada tulisan yang bold atau ditebalin itu artinya potensi mengandung alergen. Misalnya telur, karena ada orang-orang yang alergi terhadap telur,” kata Susana.
Menurutnya, penandaan tersebut sangat membantu konsumen yang memiliki riwayat alergi makanan.
Dengan adanya tulisan yang dicetak tebal, kamu bisa lebih mudah mengenali bahan yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi.
Dengan begitu, konsumen dapat lebih berhati-hati dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi.
Baca Juga: Ide Hampers Lebaran Unik dan Bermanfaat, Nomor 5 Paling Banyak Dicari Saat Hari Raya
Hal ini menjadi penting terutama bagi orang yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu seperti telur, susu, kacang, atau gandum.
Penulisan bahan yang dicetak tebal juga bukan dilakukan secara sembarangan.
Susana menjelaskan bahwa daftar bahan yang harus diberi tanda sebagai alergen sudah diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Bochum vs Mainz 05 di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Dominasi Tim Bundesliga?
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Hamburger SV vs Eintracht Frankfurt di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Pertahanan Rapuh
- 5Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 6Prediksi Skor Sonnenhof Grossaspach vs Augsburg di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Die Fuggerstadter
- 7Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Werder Bremen di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah BVB Mempertahankan Dominasi?
- 8Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!









