Kenali 5 Perilaku Pasangan yang Terlihat Romantis Tapi Justru Tanda Red Flag

AKURAT JAKARTA - Dalam sebuah hubungan, perhatian dan kasih sayang pasangan memang menjadi fondasi penting.
Namun, tidak semua tindakan yang terlihat penuh cinta benar-benar sehat.
Ada beberapa perilaku yang tampak romantis, tetapi sebenarnya bisa menjadi tanda hubungan yang tidak seimbang.
Berikut lima red flag terselubung yang sering dianggap wajar:
1. Pasangan Selalu Ingin Tahu Keberadaanmu
Awalnya kamu mungkin merasa tersanjung karena pasanganmu ingin selalu tahu keberadaanmu.
Tapi kalau tiap menit kamu harus melapor, itu bisa jadi tanda kontrol, bukan perhatian.
Hubungan sehat membutuhkan ruang personal, dan jika itu hilang, kamu justru akan kehilangan jati diri.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Cara Redakan Kecemasan Tanpa Obat yang Mudah Dilakukan
2. Terlalu Sering Mengatur Cara Berpakaian
“Sayang, jangan pakai baju itu. Aku nggak suka.” Kedengarannya seperti bentuk peduli, tapi sebenarnya ini bentuk pembatasan.
Menurut Stark (2007) dalam buku Coercive Control, kontrol terhadap hal-hal kecil seperti pakaian adalah salah satu bentuk dominasi yang bisa berkembang jadi pelecehan psikologis.
Kamu berhak tampil sesuai versi terbaikmu.
3. Membanjirimu dengan Hadiah
Kado berlebihan bisa terasa menyenangkan, tetapi jika dilakukan terus-menerus hingga membuatmu merasa “berutang”, hal ini patut diwaspadai.
Perilaku ini dikenal sebagai “love bombing”, yang dalam jangka panjang bisa membuat kamu sulit menolak keinginan pasangan.
Baca Juga: Tujuh Manfaat Konsumsi Air Kunyit untuk Kesehatan, Benarkah Seampuh Itu?
4. Cemburu yang Terlihat Menggemaskan
Cemburu memang wajar, tetapi jika pasangan terus menuntut penjelasan atas setiap interaksi, itu bukan lagi hal yang sehat.
Penelitian Guerrero & Afifi (1999) dalam Communication Monographs menunjukkan bahwa cemburu berlebihan sering berkaitan dengan rasa tidak aman dan dapat berkembang menjadi sikap posesif.
5. Mengklaim Kamu sebagai Segalanya
Kalimat seperti “kamu duniaku, aku nggak butuh siapa-siapa lagi” mungkin terdengar manis.
Namun, pernyataan ini bisa menempatkan kamu dalam beban emosional yang besar.
Hubungan yang sehat tetap memberi ruang bagi masing-masing individu untuk tumbuh dan memiliki kehidupan sendiri.
Baca Juga: Tak Cukup Pakai Sabun Saja, Ini 5 Solusi Sederhana Usir Bau Amis Membandel di Talenan Kayu
Membedakan mana yang benar-benar romantis dan mana yang merupakan red flag memang tidak selalu mudah.
Namun, semakin kamu peka, semakin besar peluang untuk menjaga diri dari hubungan yang tidak sehat.
Pada akhirnya, hubungan yang baik seharusnya membuat kamu merasa aman, dihargai, dan tetap menjadi diri sendiri. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Bochum vs Mainz 05 di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Dominasi Tim Bundesliga?
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Hamburger SV vs Eintracht Frankfurt di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Pertahanan Rapuh
- 5Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 6Prediksi Skor Sonnenhof Grossaspach vs Augsburg di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Die Fuggerstadter
- 7Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Werder Bremen di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah BVB Mempertahankan Dominasi?
- 8Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








