Jakarta

PA Jaksel Beberkan Jadwal Sidang Perdana Perceraian Sara Wijayanto dan Demian Aditya

Aisya Nur Aziza | 22 September 2026, 22:29 WIB
PA Jaksel Beberkan Jadwal Sidang Perdana Perceraian Sara Wijayanto dan Demian Aditya
Sara Wijayanto dan Demian Aditya

AKURAT JAKARTA — Rumah tangga pasangan selebritas Sara Wijayanto dan pesulap Demian Aditya yang telah dibina selama lebih dari 12 tahun kini berada di ambang perceraian.

Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan dijadwalkan menggelar sidang perdana perkara perceraian keduanya pada Kamis, 24 September 2026 lusa.

Gugatan cerai tersebut dilayangkan resmi oleh Sara Wijayanto melalui kuasa hukumnya sejak 8 September 2026.

Perkara tersebut kini telah resmi teregister di PA Jakarta Selatan.

Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, membenarkan adanya pendaftaran gugatan yang diajukan oleh pihak istri.

Dalam sistem administrasi perkara pengadilan, identitas para pihak dicantumkan dalam bentuk inisial.

"Jadi orang yang Saudara maksud itu AP ya, alias DA. Kemudian istrinya itu SW," terang Abid saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (22/9/2026).

"Ya, yang mengajukan itu istrinya." lanjutnya.

Baca Juga: Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya Usai 12 Tahun Menikah

Gugatan cerai yang terdaftar dengan nomor perkara 3594/2026 ini mengejutkan publik, mengingat keduanya dikenal harmonis sejak menikah pada 2014 lalu.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada rincian resmi mengenai poin-poin alasan atau latar belakang di balik keputusan Sara mengakhiri pernikahannya.

Baik Sara Wijayanto maupun Demian Aditya masih memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan publik secara langsung mengenai proses hukum yang sedang berjalan.

Agenda persidangan perdana Kamis mendatang akan menjadi tahap awal bagi mediasi dan penanganan perkara mereka di meja hijau. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.