Rahasia di Balik Stres dan Dampaknya pada Penampilan yang Perlu Kamu Ketahui

AKURAT JAKARTA - Stres dan kecemasan ternyata bukan hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga bisa berdampak serius pada kulit serta kesehatan tubuhmu.
Menurut para ahli, stres berlebihan dapat memicu munculnya jerawat, rambut rontok, hingga mempercepat tanda-tanda penuaan dini.
Fakta ini membuat banyak orang mulai menyadari betapa pentingnya menjaga kondisi mental agar tubuh tetap sehat luar dan dalam.
Baca Juga: Catat! Rang Solok Baralek Gadang 2025 Digelar 11–13 September, Berikut Rangkaian Acaranya
Ahli bedah plastik sekaligus Direktur Medis DHI India, dr. Viral Desai, menegaskan bahwa stres dapat mengganggu keseimbangan tubuh.
Dampaknya bisa terlihat dari masalah kulit seperti jerawat, eksim, hiperpigmentasi, hingga kerontokan rambut yang sulit dihindari.
Hal ini sejalan dengan penjelasan dr. Satish Bhatia dari Indian Cancer Society yang menyebut bahwa kecemasan akibat tekanan kerja mampu memicu perubahan hormonal sehingga kondisi kulit semakin rentan bermasalah.
Baca Juga: 6 Cara Minum Tablet Tambah Darah yang Benar bagi Remaja, Pesan Dokter Anak untuk Cegah Anemia
Saat tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol, produksi minyak berlebih pada kulit tidak bisa dihindari.
Akibatnya, pori-pori tersumbat dan jerawat pun bermunculan.
Tak hanya itu, stres juga memicu eksim, psoriasis, hingga kerontokan rambut parah yang berpotensi membuat kepadatan rambut menurun.
Baca Juga: Pestapora 2025 di Tengah Situasi Negara yang Memanas, Apakah Tetap Berlangsung?
Kulit pun menjadi lebih sensitif dan mudah bereaksi terhadap produk perawatan maupun lingkungan.
Penuaan dini juga kerap dikaitkan dengan stres berkepanjangan.
Penurunan produksi kolagen membuat garis halus dan kerutan lebih cepat terlihat.
Baca Juga: Demo Panjang Picu Stres, Ahli Gizi Bocorkan Rahasia Mengatasinya
Bahkan, kondisi rosacea dapat muncul dengan gejala kemerahan dan pembuluh darah yang tampak jelas di wajah.
Untuk mengurangi dampaknya, dr. Desai menyarankan kamu mencoba meditasi, yoga, serta tidur cukup 7–8 jam setiap malam.
Produk perawatan kulit yang lembut dan bebas zat berbahaya juga penting dipilih agar kulit tetap sehat.
Baca Juga: Dari Janji Palsu hingga Hasil Buruk, Ini 5 Tanda Tim Kerja Kamu Sulit Diandalkan
Konsultasi ke dokter spesialis pun bisa menjadi langkah tepat, termasuk intervensi psikologis jika stres sudah memengaruhi kesehatan mental sekaligus kulitmu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









