Jakarta

Ini Tips Agar Badan Tetap Bugar Setelah Semalam Begadang Rayakan Pesta Malam Tahun Baru 2024

Fikri Hidayatulloh | 1 Januari 2024, 11:49 WIB
Ini Tips Agar Badan Tetap Bugar Setelah Semalam Begadang Rayakan Pesta Malam Tahun Baru 2024

AKURAT JAKARTA - Malam Tahun Baru 2024 baru saja berlalu. Pergantian malam Tahun Baru, biasanya dirayakan dengan suka cita dengan begadang hingga pagi.

Tak hanya anak muda, bahkan tidak sedikit juga orang-orang tua yang turut merayakan pergantian malam Tahun Baru.

Perayaan Malam Tahun Baru biasanya sudah berjalan dua sampai tiga jam sebelum detik-detik puncak pergantian malam tiba.

Orang-orang berkumpul di ruang publik, entah lapangan, tempat-tempat wisata, atau halaman kantor pemerintahan, untuk menikmati suasa seru kembang api, pertunjukkan musik, dan lain-lain.

Baca Juga: Resep Sup Bakso Ayam: Sajikan Sewaktu Panas, Rasakan Sensasi Gurih Segar

Karena aktivitas pesta dilakukan dalam durasi yang cukup lama dan intens,bahkan ada sebagian yang masih melanjutkan pesta setelah puncak Malam Tahun baru, tentu bisa mengakibatkan pada menurunnya kebugaran tubuh.

Nah, ini tentu bisa mengurangi produktivitas setelah heboh bersenang-senang merayakan Tahun Baru.

Sebaiknya, kebugaran tubuh tetap diperhatikan walaupun energi sudah diobral habis-habisan pada Tahun Baru.

Kebugaran tubuh adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugas sehari-hari dengan mudah tanpa merasa lelah berlebihan dan masih mempunyai  cadangan  tenaga untuk menikmati  waktu  senggang  dan  untuk  aktivitas mendadak lain.  

Dalam Jurnal berjudul Metode Latihan untuk Menjaga Kebugaran Jasmani  mengungkapkan, untuk mencapai kondisi daya tahan kardiorespirasi yang prima, seseorang perlu melakukan latihan fisik yang melibatkan komponen-komponen daya tahan kardiorespirasi dengan metode latihan yang benar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Awal Tahun di Semarang, Pagi-Awal Malam Berawan dan Kelembapan Udara Capai 90 Persen

Kardiorespirasi adalah kemampuan sistem kardiovaskuler dan sistem pernapasan dalam memenuhi kebutuhan oksigen pada jaringan otot ketika melakukan aktivitas.

Jurnal ini Disusun oleh Yuliasih, Nadya Dwi Oktafiranda, dan Heni Widyaningsih. Artikel mereka terbit di Jurnal UNJ pada 2024.

Yuliasih, dkk mengungkap beberapa  komponen  daya  tahan  kardiorespirasi yang  sangat  penting  untuk diketahui. Komponen-komponen itu menentukan baik buruknya tingkat daya tahan kardiorespirasi  seseorang.

Komponen  daya  tahan  kardiorespirasi dibagi menjadi dua komponen, yaitu:

A. Komponen daya tahan kardiorespirasi yang berhubungan dengan Kesehatan. Komponen ini terdiri dari:

- Daya tahan jantung dan paru
- Komposisi tubuh
- Kekuatan otot
- Daya tahan otot
- Fleksibilitas

B. Komponen daya tahan kardiorespirasi yang berhubungan dengan keterampilan, yang meliputi:

- Keseimbangan
- Daya ledak
- Kecepatan
- Koordinasi
- Kelincahan
- Kecepatan reaksi

Baca Juga: WOW, Konser Gratis Slank Bareng Gus Iqdam, Nih Link Live Streaming Bagi yang Tak Bisa Hadir

Untuk meningkatkan daya tahan kardiorespirasi, Yuliasih, dkk menekankan pentingnya olahraga dengan prinsip FIT-VP:

- Frekuensi (Latihan dilakukan sebanyak tiga kali dalam sepekan).
- Intensitas (intensitas rendah ke sedang).
- Time (lama Latihan antara 30-45 menit)  
- Volume (hasl dari frekuensi Latihan dna duasi Latihan).
- Progress (proses meningkatkan volume Latihan secara bertahap).
- Type (Tipe latihan disesuaikan dengan tujuan dan kondisi individu)

Perlu ditekankan di sini, olahraga untuk menjaga kebugaran jasmani ini bersifat individual.

Artinya, memilih dan memilah mana olahraga yang cocok bergantung pada pilihan masing-masing.

Baca Juga: 5 Manfaat Petai untuk Kesehatan, Menurunkan Gula Darah hingga Menjaga Daya Tahan Tubuh

Jadi, jika semua sudah dilakukan sesuai dengan prosedur maka kebugaran jasmani pun akan tercapai dan terjaga dengan baik sehingga imunitas dapat meningkat. (*)







Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.