Jakarta

Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026: Mantan Wasit EPL Ini Sebut Gol Ziko Sah, Pertanyakan Konsistensi VAR

M Rahman Akurat | 8 Juli 2026, 10:01 WIB
Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026: Mantan Wasit EPL Ini Sebut Gol Ziko Sah, Pertanyakan Konsistensi VAR
Laga Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026 tadi malam.

AKURAT JAKARTA - Kontroversi melanda babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat Mesir dipaksa menyerah 2-3 oleh Argentina.

Fokus perdebatan tertuju pada dianulirnya gol Mostafa Ziko di babak kedua. Eks wasit English Premier League (EPL), Graham Scott, menilai gol tersebut seharusnya tetap disahkan dan mempertanyakan konsistensi Video Assistant Referee (VAR).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta Stadium, Selasa (7/7) malam WIB, Mesir sebenarnya sedang memimpin 1-0.

Baca Juga: Urutan Bumbu Dapur dengan Kandungan Natrium Tertinggi hingga Terendah, Kenali Sekarang!

Pada menit ke-58, Mostafa Ziko berhasil mengonversi umpan terobosan matang dari Mohamed Salah menjadi gol.

Namun, kegembiraan Mesir sirna setelah wasit Francois Letexier membatalkan papan skor tersebut.

Usai berkonsultasi dengan VAR, Letexier menganulir gol karena menganggap ada pelanggaran yang dilakukan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez, sesaat sebelum proses serangan balik yang berujung pada gol Ziko.

Baca Juga: Prediksi Skor Flora Tallinn vs Iberia 1999 di Kualifikasi UCL, 8 Juli 2026: Duel Juara Liga yang Sulit Dipisahkan

Kritik Graham Scott Terhadap Intervensi VAR

Graham Scott menilai bahwa intervensi VAR dalam momen ini sudah terlalu jauh dan tidak sesuai dengan prinsip dasar teknologi tersebut.

"Keputusan menganulir gol Mesir tidak tepat. Kontak Attia terhadap Lisandro Martinez dalam proses terciptanya gol Ziko adalah kontak normal dan seharusnya dianggap demikian, bukan sebagai pelanggaran," ujar Scott dalam analisisnya di The Athletic.

Scott juga menyoroti jarak yang sangat jauh antara titik insiden dan gawang Argentina. Menurutnya, lini pertahanan tim tango punya banyak waktu untuk mengantisipasi keadaan.

"Lokasinya juga hampir 100 yard (sekitar 91 meter) dari gawang, dan Argentina memiliki kesempatan untuk mengatur ulang struktur dan bertahan. Tidak heran Mesir merasa dirugikan karena gol tersebut akhirnya dibatalkan setelah tinjauan VAR," tambahnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.