Mesir vs Argentina di Piala Dunia 2026: Mantan Wasit EPL Ini Sebut Gol Ziko Sah, Pertanyakan Konsistensi VAR

AKURAT JAKARTA - Kontroversi melanda babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat Mesir dipaksa menyerah 2-3 oleh Argentina.
Fokus perdebatan tertuju pada dianulirnya gol Mostafa Ziko di babak kedua. Eks wasit English Premier League (EPL), Graham Scott, menilai gol tersebut seharusnya tetap disahkan dan mempertanyakan konsistensi Video Assistant Referee (VAR).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta Stadium, Selasa (7/7) malam WIB, Mesir sebenarnya sedang memimpin 1-0.
Baca Juga: Urutan Bumbu Dapur dengan Kandungan Natrium Tertinggi hingga Terendah, Kenali Sekarang!
Pada menit ke-58, Mostafa Ziko berhasil mengonversi umpan terobosan matang dari Mohamed Salah menjadi gol.
Namun, kegembiraan Mesir sirna setelah wasit Francois Letexier membatalkan papan skor tersebut.
Usai berkonsultasi dengan VAR, Letexier menganulir gol karena menganggap ada pelanggaran yang dilakukan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez, sesaat sebelum proses serangan balik yang berujung pada gol Ziko.
Kritik Graham Scott Terhadap Intervensi VAR
Graham Scott menilai bahwa intervensi VAR dalam momen ini sudah terlalu jauh dan tidak sesuai dengan prinsip dasar teknologi tersebut.
"Keputusan menganulir gol Mesir tidak tepat. Kontak Attia terhadap Lisandro Martinez dalam proses terciptanya gol Ziko adalah kontak normal dan seharusnya dianggap demikian, bukan sebagai pelanggaran," ujar Scott dalam analisisnya di The Athletic.
Scott juga menyoroti jarak yang sangat jauh antara titik insiden dan gawang Argentina. Menurutnya, lini pertahanan tim tango punya banyak waktu untuk mengantisipasi keadaan.
"Lokasinya juga hampir 100 yard (sekitar 91 meter) dari gawang, dan Argentina memiliki kesempatan untuk mengatur ulang struktur dan bertahan. Tidak heran Mesir merasa dirugikan karena gol tersebut akhirnya dibatalkan setelah tinjauan VAR," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








