Jakarta

Mungil Tapi Jarak Jelajah Sadis, BYD Racco 300 Premium Resmi Mengaspal Bawa Varian Mewah dan Jangkauan Hingga 320 Km

M. Rafix | 15 Juli 2026, 21:00 WIB
Mungil Tapi Jarak Jelajah Sadis, BYD Racco 300 Premium Resmi Mengaspal Bawa Varian Mewah dan Jangkauan Hingga 320 Km
BYD Racco 300 Premium hadir sebagai kei car listrik mungil dengan varian mewah dan jarak jelajah hingga 320 km.

AKURAT JAKARTA - Mungil bukan berarti lemah. Itulah pesan yang ingin ditegaskan BYD melalui kehadiran Racco 300 Premium, sebuah mobil listrik berukuran kecil namun dengan kemampuan jarak jelajah yang mengejutkan. Di tengah dominasi kendaraan besar yang sering dianggap lebih tangguh, Racco tampil berbeda. Dengan tubuh ringkas khas kei car, ia justru membawa varian mewah yang sanggup menempuh hingga 320 km sekali isi daya. Perpaduan antara dimensi kompak dan performa jarak jauh ini membuat Racco 300 Premium menjadi simbol baru mobilitas perkotaan yang efisien sekaligus elegan.

Ketika berbicara tentang ukuran mungil, Racco memang dirancang mengikuti regulasi kei car Jepang. Dimensinya ringkas, mudah bermanuver di jalan sempit, dan praktis untuk parkir di area terbatas. Namun desain super tall wagon yang diusung membuat kabinnya terasa lapang, membuktikan bahwa kecil tidak selalu berarti sempit. Bahkan, BYD menambahkan pintu geser sebagai fitur unik, menjadikannya kei car listrik pertama di Jepang dengan akses praktis semacam itu. Detail ini memperlihatkan bagaimana BYD mengutamakan kenyamanan tanpa mengorbankan kepraktisan.

Beranjak ke bagian jarak jelajah, Racco hadir dalam tiga varian. Racco 200 menawarkan daya tempuh hingga 200 km, cukup untuk kebutuhan harian. Racco 300 Plus dan Racco 300 Premium melangkah lebih jauh dengan kemampuan mencapai 320 km berdasarkan uji WLTC. Angka ini bukan sekadar catatan teknis, melainkan bukti bahwa kendaraan mungil pun bisa bersaing dalam hal efisiensi energi. Varian Premium menjadi puncak dari lini Racco, menghadirkan kombinasi performa dan kemewahan yang jarang ditemukan pada mobil sekelasnya.

Kemewahan Racco 300 Premium tidak berhenti pada performa. BYD menghadirkan enam pilihan warna eksterior, mulai dari Arctic White hingga Ruby Red, yang memberi kebebasan bagi konsumen untuk menyesuaikan gaya. Interior didominasi warna hitam, namun khusus varian Premium tersedia opsi putih yang menambah kesan elegan. Sentuhan ini menegaskan bahwa meski berstatus kei car, Racco tetap mampu menghadirkan nuansa premium yang biasanya hanya ditemukan pada mobil kelas atas.

Peluncuran Racco juga dibarengi dengan strategi promosi yang menarik. BYD menggandeng aktris Jepang Alice Hirose sebagai wajah kampanye. Iklan “BYD’s Mini” dan “Experience RACCO” dirancang untuk memperkenalkan Racco sebagai mobil listrik mungil yang praktis, nyaman, dan menyenangkan digunakan sehari-hari. Kehadiran figur publik ini memperkuat citra Racco sebagai kendaraan yang bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern.

Meski saat ini Racco hanya dipastikan meluncur di Jepang, pasar Indonesia mulai menunjukkan rasa penasaran. Banyak yang bertanya apakah mobil mungil ini akan masuk ke Tanah Air. Pihak BYD Motor Indonesia tidak menutup kemungkinan, namun menekankan perlunya analisis mendalam. Indonesia belum memiliki segmen kei car seperti Jepang, sehingga keputusan membawa Racco ke sini harus mempertimbangkan kondisi pasar dan penerimaan konsumen. Untuk sementara, BYD memilih fokus pada model yang sudah hadir lebih dulu, memastikan lini produk yang ada diterima dengan baik sebelum memperluas portofolio.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, BYD Racco 300 Premium menjadi bukti bahwa mobil listrik mungil bisa tampil mewah sekaligus bertenaga. Kehadirannya menegaskan bahwa masa depan mobilitas bukan hanya soal kendaraan besar, tetapi juga tentang solusi kecil yang efisien, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Jika suatu saat Racco benar-benar hadir di Indonesia, ia berpotensi membuka babak baru dalam segmen mobil listrik perkotaan.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix