Jakarta

Ridwan Kamil: Nama Pasangan Kami RIDO, Bukan RAWON, Daftar Pilkada DKI dengan Slogan Jakarta Baru

Yasmina Nuha | 28 Agustus 2024, 16:31 WIB
Ridwan Kamil: Nama Pasangan Kami RIDO, Bukan RAWON, Daftar Pilkada DKI dengan Slogan Jakarta Baru

AKURAT JAKARTA - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Koalisi Indonesia Maju (KIM) Ridwan Kamil atau RK dan Suswono mendatangi ke Kantor KPU DKI Jakarta, Salemba, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/8/2024).

Kedatangannya untuk mendaftar sebagai pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI 2024 yang diusung oleh 12 partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Dalam pendaftarannya tersebut, RK mengatakan, mereka mengganti nama pasangan mereka dari "Rawon" menjadi "Rido" yang merupakan singkatan dari Ridwan-Suswono.

Baca Juga: Maesyal-Intan Sudah Siapkan Program Unggulan 5 Tahun ke Depan, Bakal Lanjutkan Program Bupati Tangerang Sebelumnya

"Mohon izin nanti secara populer, nama pasangan kami adalah "Rido", singkatan dari Ridwan Suswono, jadi bukan Rawon, mohon dikoreksi," ujar RK.

RK mengatakan, pihaknya menyepakati nama itu secara formal dan digunakan dalam alat peraga dan sosialisasi kampanye mereka

"Filosofinya tentu kami berharap ridho Allah SWT memberikan ridhonya dalam niat baik kami, dalam berkontestasi dengan cara yang baik," tuturnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan, terkait dengan slogan kampanye mereka akan menggunakan slogan "Jakarta Baru". Slogan ini tercipta karena Jakarta sudah tidak lagi menjadi Ibu Kota.

"Karena Jakarta sudah tidak lagi sebagai ibu kota Indonesia, sehingga membutuhkan imajinasi baru, membutuhkan definisi baru," tuturnya.

Baca Juga: SIAP-SIAP! Penjualan Tiket Konser Musik Bertema Anime Jepang Bakal Dibuka Besok, Legends 8 Infinity Digelar di Jakarta, Catat Tanggalnya

Ia juga menjelaskan, dengan slogan "Jakarta Baru" ini, mereka ingin bekerja dengan partisipatif dari warga Jakarta yang mencintai Jakarta.

"Kami ingin dengar aspirasinya Untuk menjadikan sama-sama sebuah rencana cetak biru masa depan Jakarta, dari Jakarta Baru menuju Jakarta Maju, Kira-kira begitu," katanya.

Selain itu, ia juga menjelaskan mereka juga akan membawa konsep-konsep baru kepada Jakarta menyelesaikan masalah-masalah yang rutin seperti banjir, polusi, dan kemacetan.

"Dan juga menghadirkan hal-hal baru, lompatan-lompatan baru pasca Jakarta tidak lagi ibu kota, tapi ingin melompat menjadi kota global," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.