Beda dengan PKS, Politisi PDIP Ini Justru Minta Heru Budi Agar Kembali Dipilih Jadi Pj Gubernur Jakarta, Begini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Masa jabatan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada 17 Oktober 2024 mendatang.
Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 Tahun 2023, bahwa masa jabatan Pj Gubernur hanya setahun dan bisa diperpanjang setahun lagi.
Dengan demikian, maka Heru Budi tidak bisa dipilih lagi sebagai Pj Gubernur Jakarta karena sudah menjabat 2 tahun, dengan perpanjangan setahun.
Namun pendapat berbeda disampaikan politisi PDI Perjuangan, Jhonny Simanjuntak. Ia meminta Presiden Jokowi agar memperpanjang masa jabatan Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
Pria yang menjabat Wakil Ketua Sementara DPRD DKI ini mengatakan, meski secara aturan jabatan Heru akan berakhir pada 17 Oktober2024 mendatang, tapi pemerintah bisa saja memperpanjang masa jabatannya.
"Banyak hal yang bisa menjadi pertimbangan pemerintah untuk memperpanjang jabatan Heru sebagai Pj Gubernur Jakarta," kata Jhonny kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Jhonny menjelaskan, pertimbangan pertama yaitu berakhirnya masa jabatan Heru dengan jadwal pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta hasil Pilkada tidak lebih dari enam bulan.
Diketahui, pemungutan suara dilakukan pada 27 November 2024, sedangkan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah definitif sekitar Januari 2025.
"Kalau dari pandangan saya ya kan ini dia hanya tinggal 3-4 bulan lagi, saya pikir dari (pendapat) pribadi saya yah, beliau (Heru) saja yang melanjutkan sebagai Pj Gubernur," ujarnya.
Alasan kedua, lanjutnya, jika dipilih Pj Gubernur yang baru maka memerlukan waktu lagi untuk penyesuaian dengan jabatan barunya.
"Berbeda dengan Heru, dia sudah berpengalaman sebagai Pj Gubernur sejak 17 Oktober 2022 lalu, sehingga dia tinggal mengeksekusi ataupun menyiapkan program strategis untuk dieksekusi oleh pejabat definitif selanjutnya," tuturnya.
Ia pun mengatakan, dorongan ini atas pertimbangan kelancaran dari roda organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintahan DKI Jakarta berjalan dengan baik sampai dilantiknya pejabat definitif hasil Pilkada Jakarta.
“Saya melihatnya lebih kepada bagaimana roda OPD kita ini bisa berjalan normal, kemudian kebijakan-kebijakan yang sudah dicanangkan ini bisa langsung dieksekusi oleh beliau (Heru) dan tidak lagi mundur. Kalau ada Pj baru, yah dia harus belajar lagi,” ujarnya.
Namun, Jhonny mengatakan, aspirasinya ini akan disampaikan terlebih dahulu kepada 14 orang anggota lainnya di DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP agar memiliki kesepahaman yang sama.
Selain itu, ia juga mengatakan aspirasi ini tidak bisa dilakukan sepihak oleh Fraksi PDIP saja, sehingga diperlukan fraksi lain di DPRD DKI Jakarta.
"Karena itu, kami akan menggelar Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) di DPRD DKI Jakarta pada Rabu (11/9/2024) mendatang," tukasnya.
Sebelumnya Ketua DPW PKS Jakarta, Khoirudin, mengatakan bahwa Heru tidak boleh lagi menjabat sebagai Pj Gubernur setelah masa jabatannya berakhir nanti.
"Dua kali masa perpanjangan, aturannya begitu. Dua kali perpanjangan, jadi tidak untuk yang ketiga. (Heru) memang sudah enggak bisa diperpanjang lagi, harus ada orang lain," ujar Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Karena itu, menurutnya, anggota DPRD DKI Jakarta akan segera melaksanakan rapat pimpinan untuk membahas teknis berakhirnya masa Pj Gubernur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


