Wakil Koordinator TKD Jakarta Raya: Netralitas Polri Landasan Kuat untuk Keamanan dan Integritas Pemilu 2024

AKURAT JAKARTA - Kapolri dan Panglima TNI, bersama seluruh penyelenggara negara, dinilai perlu memahami bahwa ketiga calon presiden adalah bagian dari estafet kepemimpinan.
Wakil Koordinator TKD Prabowo Gibran Jakarta Raya, Rhuqby Adeana S, mengatakan, pemilu sudah berlangsung sejak kemerdekaan 1945.
"Setiap calon presiden adalah penerus dari presiden sebelumnya, dengan gaya, visi misi, dan tawaran yang berbeda," ungkap Rhuqby.
Baca Juga: Ditangkap di Jember, Pelaku Ancam Tembak Kepala Anies Baswedan Terancam Penjara 4 Tahun
"Mereka memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukan pemimpin sebelumnya dan melakukan percepatan, perbaikan, dan penyempurnaan," sambungnya.
Menanggapi pernyataan Kapolri, Rhuqby Adeana S menegaskan bahwa dukungan terhadap estafet kepemimpinan adalah bentuk penegasan netralitas Polri pada Pilpres 2024.
"Fungsi tugas Polri adalah bertanggung jawab pada keamanan di tingkat nasional, memastikan terciptanya 'Pemilu Damai Jujur Adil dan Demokratis,' menjadi pelindung dan pelayan rakyat," jelasnya.
Baca Juga: Resep Baked Chicken Cordon Bleu dari Chef Devina, Cocok Jadi Menu Diet Kamu karena Tinggi Serat
Sebelumnya, dalam konteks estafet kepemimpinan, Kapolri menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud membela atau mengendorse calon tertentu.
"Pernyataan ini semata-mata untuk memastikan dan menegaskan netralitas Polri pada Pemilu 2024 nanti," jelas Kapolri pada Sabtu (13/01/2024).
Dengan demikian, netralitas Polri diharapkan menjadi landasan kuat bagi kelancaran dan keamanan Pemilu 2024, menjaga integritas demokrasi Indonesia dalam pesta rakyat yang menjadi sarana menentukan arah kepemimpinan negara ke depan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






