Benarkah Kapal Nabi Nuh Karam di Timor? Menguak Misteri Bukit Fatukopa yang Dikeramatkan

AKURAT JAKARTA - Bukit Fatukopa yang terletak di Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, menyimpan sebuah kisah unik dan penuh misteri.
Bentuk puncaknya yang menyerupai perahu membuat sebagian masyarakat meyakini bahwa bukit ini adalah tempat karamnya kapal Nabi Nuh.
Legenda Bukit Fatukopa ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari identitas budaya lokal.
Baca Juga: Menjelajahi Wisata Angker Jakarta: Sensasi Seram Tanpa Rasa Takut
Tidak heran jika legenda Bukit Fatukopa menarik minat banyak wisatawan yang ingin melihat langsung lokasi yang dianggap sakral ini.
Keunikan dari legenda Bukit Fatukopa bukan hanya terletak pada bentuknya yang menyerupai bahtera, tetapi juga pada cerita yang berkembang di kalangan masyarakat Suku Dawan.
Mereka mempercayai bahwa bukit ini merupakan situs leluhur yang sakral dan hanya bisa didaki oleh orang-orang tertentu.
Baca Juga: Mau Tinggal 10 Tahun di UEA Tanpa Ribet? WNI Bisa Dapat Golden Visa Lewat Cara Ini!
Legenda Bukit Fatukopa bahkan menyebutkan bahwa bukit ini dijaga oleh makhluk gaib berupa kuda, ular, hingga kera berwajah manusia—semua dipercaya menjaga kemurnian bukit dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Dalam tulisan ilmiah karya Christin Takain dari UKSW yang berjudul Produksi Film Dokumenter Fatukopa Karamnya Kapal Nuh di Tanah Timor, dijelaskan bahwa bentuk puncak bukit yang mirip perahu menjadi dasar dari kisah ini.
Penafsiran tersebut membuat masyarakat semakin yakin akan nilai spiritual yang terkandung di Bukit Fatukopa.
Baca Juga: Pulau Seribu: Maldives-nya Jakarta yang Tersembunyi
Tidak sembarang orang bisa mendakinya.
Diperlukan izin dari ketua adat dan ritual khusus yang harus dijalani untuk mendapatkan restu dari leluhur.
Ritual dilakukan dengan prosesi seperti pembakaran ayam kampung, menyalakan lilin, serta menuang sopi, minuman tradisional beralkohol.
Baca Juga: Menyusuri Glodok, Jantung Pecinan Tertua di Jakarta yang Penuh Warisan dan Cita Rasa
Lokasi utamanya disebut Pohon Batu Fatukopa.
Ritual ini dipimpin oleh usif, atau pemimpin adat, yang dipercaya menjadi penghubung dengan dunia leluhur.
Bila ritual tidak dilakukan, pendaki bisa mengalami celaka atau bahkan tersesat dan tak pernah mencapai puncak.
Terlepas dari kisah spiritual dan kepercayaan yang menyelimuti legenda Bukit Fatukopa, hal ini justru menjadi mekanisme pelestarian lingkungan yang alami.
Bukit masih hijau dan asri karena aturan adat yang melarang eksploitasi berlebihan.
Ekosistem terjaga, flora dan fauna hidup berdampingan tanpa gangguan dari manusia.
Bagi wisatawan yang penasaran, Bukit Fatukopa bisa dilihat dari Bukit Besteke yang menjadi lokasi kemah favorit.
Rute perjalanannya cukup panjang: dari Jakarta terbang ke Kupang, dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Soe, dan diteruskan ke Bukit Besteke.
Meski berkemah di Besteke tidak dikenai biaya, pengunjung harus membawa perlengkapan sendiri dan siap menghadapi medan yang cukup menantang.
Jika kamu mencari tempat wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna budaya dan spiritual, Bukit Fatukopa adalah jawabannya.
Namun ingat, di balik keindahannya tersimpan pesan: hormatilah adat, dan alam akan menjagamu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




