Heboh Warung Mbok Yem Tutup, Keluarga: Hoaks! Masih Buka Kok!

AKURAT JAKARTA - Kabar Warung Mbok Yem tutup di Puncak Gunung Lawu menyebar cepat di kalangan pendaki dan pecinta alam.
Warung legendaris yang selama ini menjadi tempat istirahat favorit para pendaki Gunung Lawu itu dikabarkan berhenti beroperasi sejak 27 Mei 2025.
Video yang menampilkan pernyataan seorang pria yang mengaku telah menemani Mbok Yem selama 19 tahun makin memperkuat rumor tutupnya warung tersebut.
Baca Juga: Ayo ke JKF 2025, Destinasi Wisata Jakarta yang Penuh Kreativitas
Namun benarkah Warung Mbok Yem benar-benar tutup?
Kabar kepergian Mbok Yem, sosok ikonik penjaga satu-satunya warung di puncak Gunung Lawu, memang meninggalkan kesedihan mendalam bagi komunitas pendaki.
Di tengah duka itu, muncul pula video yang menyebutkan bahwa Warung Mbok Yem ditutup sementara mulai 27 Mei 2025, memicu reaksi emosional di media sosial.
Baca Juga: Berburu Kuliner Tengah Malam? Ini 5 Tempat Wajib Coba di Jakarta Barat!
Dalam video berdurasi lebih dari dua menit tersebut, seorang pria bernama Muis, yang mengaku telah menemani Mbok Yem menjalankan warung selama hampir dua dekade, menyatakan bahwa dirinya memutuskan pensiun dari Gunung Lawu.
Ia menyampaikan pamit secara emosional kepada para pecinta alam.
"Saudara-saudaraku semua para pecinta alam khususnya yang ada di Lawu. Bahwasanya saya besok tanggal 27 (Mei 2025) menyatakan pensiun dari Gunung Lawu...," ucapnya.
Baca Juga: Liburan Malam Kekinian di Ibukota? Yuk ke Jakarta Illumination Island Festival 2025!
Pria tersebut juga menyebut bahwa warung akan ditutup sementara, namun tidak mengetahui pasti kapan akan dibuka kembali.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Temon, monyet kesayangan Mbok Yem, kini telah berada di Blora dan dirawat oleh seorang pecinta binatang.
Namun, kabar soal penutupan warung ini dibantah tegas oleh pihak keluarga.
Baca Juga: PHK Massal Bayangi Industri Perhotelan di Jakarta, Ini yang Akan Dilakukan Gubernur Pramono Anung
Saiful Bahri alias Gimbal, cucu dari Mbok Yem, menyatakan bahwa informasi yang menyebutkan Warung Mbok Yem tutup adalah tidak benar.
"Ndak pernah tutup! Selama ini buka terus," tegas Saiful pada Senin (2/6/2025).
Ia juga menyayangkan pernyataan Muis yang beredar luas di media sosial karena dapat menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Merebak di Thailand, Wisatawan Diminta Waspada!
"Itu namanya Muis, tidak benar penutupan warung," tambahnya.
Dengan demikian, meskipun kepergian Mbok Yem menjadi kehilangan besar, warung peninggalannya tetap buka dan melayani pendaki seperti biasa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









