Warga Semarang Merapat! Festival Rawa Pening 2025 Digelar 2 Agustus Akhir Pekan ini, Berikut Daftar Penampil dari Dalam dan Luar Negeri

AKURAT JAKARTA - Warga Semarang dan sekitarnya, ayo merapat! Festival Rawa Pening 2025 bakal digelar lagi akhir pekan ini. Hiburan ini gratis untuk umum.
Festival Rawa Pening 2025 bakal digelar di kawasan Bukit Cinta Rawa Pening, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Tahun ini, Festival Rawa Pening mengusung tema: Saundarya Rawa Pening. Ragam seni dan budaya dari dalam dan luar negeri, bakal disajikan di festival dengan latar alam Rawa Pening yang ikonik.
Sejumlah nama dari dunia seni internasional dijadwalkan bakal tampil dalam Festival Rawa Pening 2025, berikut di antaranya:
1. Martina Feiertag dari Jerman.
Ia merupakan penari dan koreografer asal Jerman yang aktif di Indonesia sejak 2017.
Ia akan hadir membawakan karya dari Dimar Dance Theatre, kelompok tari yang ia dirikan bersama seniman Jawa Dian Bokir di Surabaya.
2. Rodrigo Parejo dari Spanyol
Rodrigo Parejo merupakan musisi jazz dari Spanyol. Ia dikenal atas gaya bermusiknya yang memadukan elemen-elemen dari berbagai budaya dunia.
Rodrigo telah tampil di berbagai festival musik bergengsi internasional seperti North Sea Jazz Festival dan Vienna Flamenco Festival.
3. Yuliana Mar asal Meksiko.
Yuliana merupakan seniman multidisipliner yang mengeksplorasi keterhubungan antara tubuh, ekologi, dan budaya melalui tari dan teater.
Ia menempuh pendidikan seni di Yogyakarta dan telah aktif di berbagai program seni dan budaya di Indonesia.
Baca Juga: Konser Gratis Denny Caknan di Pesta Rakyat Batang pada Jumat 1 Agustus 2025, Cek Lokasinya di Sini!
Selain itu, sejumlah seniman dari dalam negeri juga akan memeriahkan Festival Rawa Pening 2025.
Mereka antara lain: Rianto Lengger, maestro tari asal Banyumas yang dikenal atas dedikasinya terhadap tari Lengger, akan turut memeriahkan festival.
Rianto telah dikenal di kancah internasional melalui kolaborasi dan penampilannya bersama Dewandaru Dance Company di Jepang.
Lalu, Sanggar Gendhug Semarang, yang berbasis di Banyumanik, Kota Semarang. Mereka dijadwalkan menampilkan karya-karya tari kontemporer yang berpijak pada budaya lokal.
Sanggar ini dikenal atas penampilannya di Festival Topeng Internasional 2024 di Solo.
Selain itu, ada kelompok musik Keroncong SUTET dari Magelang. Mereka telah eksis di dunia musik keroncong sejak 2005.
Grup ini dikenal atas aransemen keroncong mereka yang menggabungkan alat musik tradisional dan modern dengan harmonisasi yang kuat.
Terakhir, ada grup musik D Ansamble dari Kabupaten Semarang. Grup ini beranggotakan para musisi muda.
Dengan latar belakang kegiatan musik edukatif dan partisipasi rutin dalam acara pemerintahan daerah, D Ansamble menjadi salah satu wakil seni musik kebanggaan lokal.
Festival ini bukan hanya ajang seni, tetapi juga bagian dari strategi promosi pariwisata daerah. Festival Rawa Pening 2025 digelar terbuka dan gratis.
Melalui pertunjukan lintas budaya dan lokasi yang strategis di Bukit Cinta Rawa Pening, penyelenggaraan festival diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan lokal maupun internasional.
Kawasan Rawa Pening sendiri selama ini dikenal sebagai tujuan wisata alam, dan festival ini menjadi salah satu cara memperkenalkan potensi wilayah Semarang selain destinasi populer seperti Candi Gedongsongo.
Festival Rawa Pening 2025 dijadwalkan berlangsung seharian penuh, dari pukul 09.00 hingga 16.30 WIB.
Baca Juga: La Vela, Destinasi Bergaya Eropa Terbaru di Jakarta yang Instagramable
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait jadwal acara dan partisipan, informasi terkini dapat diakses melalui media sosial resmi Festival Rawa Pening atau situs web pemerintah daerah terkait. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


