Jakarta

Kota Paling Bahagia 2025, Singapura Pimpin Asia

Anggerhana Denni Rahmawati | 10 September 2025, 08:00 WIB
Kota Paling Bahagia 2025, Singapura Pimpin Asia

AKURAT JAKARTA - Tahukah kamu bahwa daftar kota paling bahagia di dunia 2025 sudah dirilis?

Peringkat ini disusun oleh Institute for Quality of Life dengan menilai 82 indikator penting, mulai dari kualitas warga negara, tata kelola, lingkungan, kesehatan, hingga mobilitas.

Menariknya, tahun ini Kopenhagen kembali menempati posisi puncak, meninggalkan kota-kota besar lain yang tak kalah maju.

Baca Juga: Efisien dan Aman, All Indonesia Jadi Syarat Baru Masuk RI Pengganti Kartu Kedatangan Manual

Kota Kopenhagen di Denmark meraih skor tertinggi berkat inovasi pendidikan dan tata kelola kesehatan yang dinilai semakin baik.

Harapan hidup di kota ini mencapai 79,9 tahun dengan masyarakat yang menjalani kehidupan seimbang.

Bayangkan saja, rata-rata jam kerja warganya hanya 37 jam per minggu, namun tetap produktif dan bahagia.

Baca Juga: Once Mekel, Butet Kartaredjasa hingga Irma Maulani Bakal Meriahkan Festival Seni Multatuli 2025 di Alun-Alun Timur Rangkasbitung, Cek Tanggalnya!

Tak hanya itu, keberadaan museum dan perpustakaan yang mudah diakses juga menambah nilai plus dalam mendukung kualitas hidup.

Di posisi kedua, ada Zürich, kota terbesar di Swiss yang unggul dalam partisipasi warganya serta transparansi pemerintah.

Kota ini dianggap sukses membangun sistem tata kelola yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Gratis! Keroncong Svaranusa 2025 di Aloon-Aloon Kota Blitar Digelar Akhir Pekan Ini, Menghadirkan Endah Laras hingga Silvi Kumalasari

Sementara itu, Singapura menduduki peringkat ketiga dunia sekaligus pertama di Asia.

Kota ini dikenal dengan kemudahan berbisnis, kebersihan, dan infrastruktur yang modern.

Tahun 2025, Singapura mencatat skor tertinggi dalam indikator kesehatan serta tata kelola kota, menjadikannya salah satu role model kota modern yang sejahtera.

Baca Juga: Kepulauan Seribu Jadi Destinasi Favorit Libur Panjang September 2025, Pengunjungnya Capai 7.000 Orang

Selain ketiga kota tersebut, ada deretan nama lain yang masuk daftar 20 kota paling bahagia, di antaranya Aarhus, Antwerpen, Seoul, hingga New York.

Peringkat ini menunjukkan bahwa kebahagiaan masyarakat tidak hanya diukur dari ekonomi semata.

Ada juga faktor lainnya, termasuk keseimbangan hidup, partisipasi warga, dan keberlanjutan lingkungan. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.