Jakarta

Pesona Machapuchare, Gunung Ekor Ikan Nepal yang Tak Pernah Tersentuh Pendaki

Anggerhana Denni Rahmawati | 7 Februari 2026, 14:30 WIB
Pesona Machapuchare, Gunung Ekor Ikan Nepal yang Tak Pernah Tersentuh Pendaki

AKURAT JAKARTA - Gunung Machapuchare di Nepal dikenal sebagai salah satu gunung paling indah dan paling misterius di dunia pendakian.

Puncak setinggi 6.993 meter di atas permukaan laut ini memiliki bentuk unik yang menyerupai ekor ikan yang terbelah.

Karena bentuknya itulah, Machapuchare sering disebut dengan nama populer Fishtail Mountain oleh wisatawan mancanegara.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Waktu di House of Tugu, Permata Sejarah Kota Tua Jakarta

Gunung megah ini berada di kawasan pegunungan Annapurna yang terkenal sebagai surga trekking kelas dunia.

Lokasinya tidak jauh dari kota Pokhara, kota wisata yang menjadi gerbang utama menuju jalur pendakian Himalaya.

Setiap pagi, puncak Machapuchare tampak bercahaya terkena sinar matahari dan menciptakan pemandangan luar biasa indah. 

Baca Juga: Keajaiban Desa Jono, Wisata Edukasi Garam Unik dari Tengah Daratan

Bagi masyarakat Hindu di Nepal, gunung ini dianggap sebagai tempat suci dan dipercaya sebagai rumah Dewa Siwa.

Karena keyakinan tersebut, pemerintah Nepal secara resmi melarang siapa pun untuk mendaki hingga ke puncaknya.

Larangan pendakian sudah berlaku sejak tahun 1957 demi menghormati nilai spiritual yang melekat pada Machapuchare.

Baca Juga: Mount Paltry, Gunung Setinggi 7 Sentimeter yang Menghebohkan Dunia

Satu-satunya ekspedisi yang pernah mendekati puncak dilakukan oleh Jimmy Roberts, namun ia tidak mencapai titik tertinggi.

Keputusan itu membuat Machapuchare menjadi salah satu gunung tinggi di dunia yang belum pernah diinjak manusia.

Meski tidak bisa didaki, wisatawan tetap dapat menikmati keindahannya melalui jalur trekking yang tersedia.

 Baca Juga: Taman Kopi Pekayon, Ruang Terbuka Nyaman di Jakarta Timur

Ribuan pendaki setiap tahun berjalan kaki menuju Machapuchare Base Camp yang berada di ketinggian 3.700 meter.

Perjalanan menuju base camp menyajikan panorama hutan hijau, sungai jernih, dan pemandangan Himalaya yang memukau.

Dari titik ini, wisatawan dapat melihat Machapuchare dari jarak dekat dengan sudut pandang yang sangat menawan.

Baca Juga: Menjelajah Empat Pasar Tertua Indonesia, Wisata Sejarah yang Tetap Ramai Hingga Sekarang

Banyak pelancong mengaku merasakan suasana damai dan pengalaman spiritual saat berada di kawasan tersebut.

Waktu terbaik menikmati gunung ini adalah saat matahari terbit ketika langit berubah warna menjadi keemasan.

Momen senja juga tidak kalah menakjubkan karena siluet Machapuchare tampak dramatis di balik langit kemerahan.

Baca Juga: Akhir Pekan Makin Seru, Ini 8 Tempat Nongkrong Paling Asik di Jakarta Pusat

Tidak heran jika gunung ini menjadi salah satu objek foto paling populer bagi wisatawan yang berkunjung ke Nepal.

Keindahan alamnya yang murni membuat siapa pun merasa penasaran dan ingin menyaksikan langsung dari dekat.

Machapuchare membuktikan bahwa keagungan alam dapat dinikmati tanpa harus menaklukkan puncaknya.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Raih ASEAN Tourism Awards 2026, Ikon Wisata Hijau Kebanggaan Indonesia

Bagi pencinta petualangan, perjalanan menuju kawasan ini adalah pengalaman yang sulit untuk dilupakan selamanya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.