Jakarta

Jangan Panik Saat Gempa Megathrust Terjadi! Lakukan Hal Ini Jika Sedang Berada di Dalam Ruangan

Hawa E. Azhari | 20 Agustus 2024, 19:00 WIB
Jangan Panik Saat Gempa Megathrust Terjadi! Lakukan Hal Ini Jika Sedang Berada di Dalam Ruangan

AKURAT JAKARTA - Saat terjadi gempa bumi, penting untuk tetap tenang dan melakukan tindakan yang tepat untuk melindungi diri.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan selama dan setelah gempa bumi:

Saat Gempa Terjadi

- Berlindung Segera:

Baca Juga: Dharma Pongrekun-Kun Wardana Sah Maju di Pilgub DKI, Bawaslu DKI Masih Usut Laporan Pencatutan KTP Warga

Jatuhkan diri ke tanah untuk menghindari terjatuh akibat guncangan.

Berlindung di bawah meja atau benda kokoh lainnya untuk melindungi kepala dan tubuh dari benda-benda yang mungkin jatuh.

Jika tidak ada meja, tutupi kepala dan leher dengan tangan dan berlindung di dekat dinding dalam.

Tetap di tempat perlindungan hingga guncangan berhenti.

- Jauhi Jendela dan Cermin:

Hindari berdiri di dekat jendela, cermin, atau benda yang dapat pecah atau jatuh dan menyebabkan cedera.

Baca Juga: VIRAL! Bek Manchester United Ini Bercita-cita Jadi Imam Masjid, Tekun Menghafal Al-Qur'an, Tergetar Hatinya Saat Ibadah Umrah

- Tetap di Dalam:

Jangan mencoba keluar dari bangunan saat gempa berlangsung, karena bagian luar bangunan bisa berbahaya akibat jatuhnya puing-puing atau kaca pecah.

- Matikan Api:

Jika sedang memasak, segera matikan kompor atau sumber api lainnya untuk mencegah kebakaran.

Setelah Gempa Terjadi

- Periksa Kondisi Diri dan Orang Lain:

Baca Juga: 12 Gempa Dahsyat yang Pernah Melanda Indonesia dari Tahun 1990 Hingga 2024, Terbesar Mencapai Magnitudo 9,3

Cek apakah ada luka pada diri Anda atau orang di sekitar Anda. Berikan pertolongan pertama jika diperlukan.

- Keluar dari Bangunan dengan Hati-Hati:

Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan dengan hati-hati, hindari penggunaan lift, dan gunakan tangga. Waspadai puing-puing yang mungkin jatuh.

- Jauhi Area Berbahaya:

Hindari bangunan yang rusak, jalan yang retak, dan tiang listrik yang mungkin tidak stabil.

- Waspadai Gempa Susulan:

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Alien: Romulus, Hidupkan Kisah Klasik dengan Cerita yang Modern, Simak Sinopsisnya

Gempa susulan sering kali terjadi setelah gempa utama, dan bisa cukup kuat untuk menyebabkan kerusakan tambahan. Tetap waspada dan siap berlindung lagi jika terjadi gempa susulan.

- Matikan Sumber Daya:

Jika aman, matikan gas, listrik, dan air untuk mencegah kebakaran atau kebocoran setelah gempa.

- Dengarkan Informasi dari Otoritas:

Dengarkan radio atau ikuti informasi resmi dari otoritas setempat untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut. Jangan percaya pada rumor atau informasi yang tidak jelas.

- Hindari Menggunakan Telepon:

Gunakan telepon hanya untuk panggilan darurat. Kirim pesan teks jika perlu menghubungi keluarga, untuk menghindari membebani jaringan telepon.

Baca Juga: Tersinggung Dengan Ucapan Pacar dan Ngajak Pulang, Wanita Ini Malah Dicekik dan Dibanting Pacarnya di Lift Hotel Daerah Jakarta Barat

- Evakuasi Jika Diperlukan:

Jika Anda berada di daerah pesisir dan merasa gempa yang sangat kuat, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi karena mungkin ada risiko tsunami.

- Bantu Orang Lain:

Jika Anda dalam kondisi aman, bantu orang lain yang mungkin terluka atau memerlukan bantuan.

Setelah Situasi Aman

- Periksa Bangunan:

Sebelum kembali ke dalam bangunan, pastikan tidak ada kerusakan struktural yang serius. Jika ada kerusakan parah, jangan masuk ke dalam bangunan tersebut.

Baca Juga: Bisa Jadi Ide Jualan di Rumah, Simak Resep Mie Ayam Jamur, Dijamin Cuan!

- Ikuti Instruksi Evakuasi:

Jika otoritas setempat menginstruksikan untuk evakuasi atau menghindari area tertentu, ikuti instruksi tersebut.

- Bersiap untuk Gempa Susulan:

Gempa susulan dapat terjadi kapan saja setelah gempa utama, jadi tetap waspada dan siap untuk berlindung kembali.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat meningkatkan peluang keselamatan diri dan orang-orang di sekitar Anda saat terjadi gempa bumi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.