Jakarta

Selain untuk Mengobati Orang Kesurupan, Ini 13 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan, Nomor 10 Banyak yang Belum Tahu

Sastra Yudha | 18 Desember 2023, 22:50 WIB
Selain untuk Mengobati Orang Kesurupan, Ini 13 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan, Nomor 10 Banyak yang Belum Tahu

AKURAT JAKARTA - Pernah dengar pribahasa 'dunia tak selebar daun kelor'? Ya, daun kelor memang miliki ukuran kecil. Meski ukurannya kecil, daun kelor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, daun kelor ternyata juga dikenal sebagai 'obat' yang bisa mengalahkan kekuatan makhluk halus. Daun kelor dianggap sebagai pohon sakti yang dapat digunakan untuk mengobati orang kesurupan.

Daun kelor memiliki nama latin Moringa oleifera. Tanaman tropis ini memiliki ciri fisik, daunnya berwarna hijau kecokelatan. Bentuknya kecil dan bundar seperti telur dengan tepi daun yang rata.

Daun kelor mengandung banyak nutrisi berupa kalori, protein, karbohidrat, zat besi, magnesium, kalium, dan asam folat. Selain itu, terdapat pula kandungan vitamin A, B, dan C.

Baca Juga: Resep Sayur Sop Telur Puyuh yang Praktis dan Lezat, Pas Dijadikan Hidangan Keluarga Saat Musim Hujan

Karena itu, daun kelor memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut ini daftarnya:

1. Membantu menangkal radikal bebas

Manfaat daun kelor membantu menangkal radikal bebas. Hal ini karena kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya.

Kadar radikal bebas yang berlebih pada tubuh bisa menyebabkan stres oksidatif yang berdampak pada penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

2. Mampu menurunkan kadar gula darah

Manfaat daun kelor untuk kesehatan selanjutnya, yaitu menurunkan kadar gula darah. Cara kerjanya dengan meningkatkan efektivitas kerja dari hormon insulin guna mencegah resistensi insulin.

Namun, masih perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk membuktikan tingkat efektivitas dari manfaat tersebut.

3. Mengurangi peradangan atau inflamasi dalam tubuh

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini merupakan mekanisme perlindungan yang penting, tetapi berpotensi menjadi masalah jika terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Faktanya, peradangan yang berkelanjutan memiliki kaitan dengan masalah kesehatan kronis. Beberapa seperti penyakit jantung dan kanker.

Namun, studi dalam Bioorganic & Medicinal Chemistry menyebutkan, kandungan isothiocyanate dalam daun kelor mampu mengatasi peradangan dalam tubuh.

Isothiocyanate merupakan senyawa antiinflamasi yang terdapat pada daun polong dan biji kelor. Meski mampu mengatasi perangan, masih perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat ini.

Baca Juga: Ammar Zoni Sedang Meringis di Balik Jeruji Besi, Irish Bella Malah Ceria Ikuti Fun Run For Humanity

4. Memelihara fungsi dan kesehatan otak

Manfaat daun kelor ini terjadi karena kandungan antioksidan pada daun. Kandungan tersebut bekerja dengan menurunkan risiko tubuh dari ancaman penyakit Parkinson dan Alzheimer seiring dengan berjalannya waktu.

5. Mengontrol tekanan darah

Faktanya, salah satu kandungan daun kelor adalah kalium, yang mana mampu mengontrol tekanan darah dalam tubuh.

Tak hanya itu, nutrisi tersebut juga efektif menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga risiko hipertensi pun bisa dicegah.

6. Membantu menghambat perkembangan sel kanker

Selain itu, ekstrak kulit batang dan daun kelor yang mengandung antioksidan efektif membantu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker pada tubuh. Jenisnya, termasuk kanker usus besar, pankreas, dan payudara.

7. Merasa lebih berenergi

Hal menarik lainnya tentang daun kelor adalah menjadi salah satu makanan penambah energi yang bebas kafein.

Fungsi daun kelor ini terjadi berkat kandungan vitamin dan mineral pada daun. Ini termasuk zat besi dan vitamin B, C, serta D.

Baca Juga: DPRD DKI Jakarta Minta Dishub Periksa Armada dan Pengemudi Transportasi Publik Jelang Nataru

8. Menjaga kesehatan hati

Daun kelor memiliki konsentrasi polifenol yang tinggi sehingga dapat melindungi organ hati dari bahaya kerusakan oksidatif.

Selain itu, tanaman herbal ini juga berperan penting dalam meningkatkan kadar protein pada hati.

9. Membantu melancarkan pencernaan

Kegunaan daun kelor ini terjadi berkat kandungan serat larut dan tidak larut. Serat larutnya akan larut dalam air dan berubah menjadi gel.

Ini dapat memperlambat proses pencernaan dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Sementara itu, kandungan serat tidak larutnya bekerja dengan menambah volume feses, sehingga menjadi lebih mudah ketika melewati saluran pencernaan.

Hal ini dapat menurunkan risiko sembelit atau susah buang air besar.

10. Meningkatkan gairah seksual

Penurunan gairah seksual adalah gangguan yang muncul karena peningkatan hormon stres (kortisol).

Guna mengatasi hal itu, fungsi daun kelor bekerja sebagai afrodisiak. Artinya, mampu meningkatkan mood positif dan melancarkan aliran darah.

Baca Juga: Konser Dewa 19 di Lampung Digelar pada 22 Desember 2023, Simak Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

11. Meningkatkan kolesterol baik

Kadar kolesterol baik berperan penting dalam mencegah penyakit jantung. Asupannya bisa kamu dapatkan dari daun kelor.

Cara kerjanya dengan menurunkan lemak dan mencegah penumpukan plak pada dinding arteri.

Selain meningkatkan kolesterol baik, tanaman herbal ini efektif menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh yang menjadi pemicu sakit jantung.

Studi dalam Journal of Ethnopharmacology menyebutkan, asupan daun kelor berpengaruh pada penurunan kadar kolesterol sebanyak 50 persen dalam waktu 12 minggu.

Senyawa dalam daun kelor akan bekerja dengan mengurangi pembentukan plak aterosklerotik sebanyak 86 persen.

12. Mencegah penuaan dini

Manfaat daun kelor untuk wajah karena kandungan antioksidan di dalamnya.

Antioksidan seperti flavonoid dan polifenol pada daun bekerja dengan memerangi kerutan dan membuat kulit tampak lebih awet muda.

Kedua senyawa tersebut memiliki efek antiinflamasi yang mampu mencegah tanda penuaan dini.

13. Meningkatkan kesehatan tulang

Manfaat yang terakhir adalah meningkatkan kesehatan tulang. Kegunaan ini berasal dari kandungan tinggi kalsium dan fosfor dalam daun.

Keduanya mampu meningkatkan kesehatan tulang dengan memerangi radang sendi dan mempercepat proses penyembuhannya.

Baca Juga: Pemprov DKI Gelar Car Free Night Pada Malam Tahun Baru, Ada Banyak Panggung Hiburan di Sepanjang Jalan Sudirman hingga MH Thamrin

Catatan: sebaiknya tidak mengonsumsi tanaman herbal ini secara berlebihan. Sebab, cara ini bisa meningkatkan risiko efek samping.

Potensi efek samping ini juga rentan terjadi pada orang yang mengonsumsi obat-obatan secara rutin. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.