Jakarta

Info Penting! Semarang Night Carnival Diundur Jadi Minggu 4 Mei 2025, Dimeriahkan Ndarboy Genk, Rockstar hingga Senopati Band, Ada Makan Soto Gratis

Sastra Yudha | 23 April 2025, 16:07 WIB
Info Penting! Semarang Night Carnival Diundur Jadi Minggu 4 Mei 2025, Dimeriahkan Ndarboy Genk, Rockstar hingga Senopati Band, Ada Makan Soto Gratis

AKURAT JAKARTA - Pengumuman penting untuk warga Semarang dan sekitarnya. Semarang Night Carnival atau SNC 2025 mengalami perubahan jadwal.

Semarang Night Carnival yang semula akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 1 Mei 2025, diundur menjadi pada hari Minggu tanggal 4 Mei 2025.

Selain itu, ada yang beda dengan Semarang Night Carnival sebelumnya. Gelaran SNC 2025 juga akan dimeriahkan oleh penampilan sejumlah musisi tanah air.

Mereka yang akan menghibur pengunjung Semarang Night Carnival 2025 adalah Ndarboy Genk, Rockstar, Senopati Band, dan Congrock 17.

Baca Juga: Bukan 10 Persen, Gubernur Pramono Putuskan Pajak Bahan Bakar atau PBBKB Didiskon Jadi 5 Persen untuk Kendaraan Pribadi dan 2 Persen Angkutan Umum

Tak hanya itu. Ada juga pembagian soto gratis di area Balai Kota. Inisiatif ini disebut penyelanggara sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang setiap tahunnya memadati acara tersebut.

Tentu saja, perubahan ini disambut positif oleh warga, mengingat akhir pekan dianggap lebih fleksibel untuk menghadiri acara besar seperti SNC 2025.

Mengusung tema 'Perisai Nusantara', SNC 2025 tetap akan menampilkan empat subtema yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia: Burung Cendrawasih, Anggrek, Burung Merak, dan Penjor.

Setiap subtema akan ditampilkan melalui parade kostum, musik, serta koreografi yang menggambarkan filosofi masing-masing simbol budaya.

Parade akan dimulai dari Titik 0 Km dan berakhir di Balai Kota Semarang. Acara akan mulai pada pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Semarang Night Carnival 2025 ini digelar dalam rangka meramaikan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-478 Kota Semarang.

Tahun ini, Semarang Night Carnival mengusung tema 'Perisai Nusantara' yang terdiri dari empat subtema Utama.

Empat subtema Utama tersebut adalah: Burung Cendrawasih, Anggrek, Burung Merak, dan Penjor.

Baca Juga: Simak! Ini Syarat dan Ketentuan Gratis Naik MRT Jakarta pada 24 April Besok, Berlaku untuk Pelanggan Lama dan Baru

Empat subtema tersebut masing-masing memilii makna budaya, yaitu:

1. Burung Cendrawasih

Disebut juga Bird of Paradise, burung Cendrawasih melambangkan keindahan dan keagungan.

Dalam bahasa Sansekerta, “Cendra” berarti dewa atau dewi, sementara “Wasih” berarti utusan.

Burung jantan Cendrawasih dikenal dengan bulunya yang eksotis dan dinilai sebagai salah satu burung tercantik di dunia.

2. Anggrek (Orchidaceae)

Tanaman endemik Indonesia ini dikenal sebagai bunga eksotis yang melambangkan cinta, kemewahan, dan ketangguhan.

Warna-warninya yang kaya dianggap sebagai simbol dari keindahan yang kuat dan tahan lama.

3. Burung Merak

Burung Merak melambangkan kejujuran, kewibawaan, dan kebijaksanaan. Burung ini juga dipercaya membawa simbol keunggulan dan optimisme.

Sikap ini tercermin dari kepalanya yang selalu tegak, seolah terus memandang ke arah yang lebih baik.

4. Penjor

Penjor merupakan elemen khas dalam budaya Bali yang merepresentasikan kesejahteraan dan kemakmuran.

Penjor dihias dengan beragam ornamen seperti padi dan gantungan lainnya, yang masing-masing mengandung makna spiritual serta perlambang sandang dan pangan.

Baca Juga: Prediksi Skor Getafe vs Real Madrid di La Liga, 24 April 2025: Fokus Los Blancos Terbagi Jelang Final Copa del Rey

Empat subtema di atas diinterpretasikan sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya dan filosofi bangsa Indonesia.

Catat! Semarang Night Carnival bukan sekadar parade kostum, melainkan juga ruang ekspresi kreativitas masyarakat sekaligus etalase kekayaan budaya Nusantara.

Kostum, musik, dan koreografi yang ditampilkan setiap tahun dirancang untuk membawa pesan budaya yang kuat dan menghibur masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan pantau situs resmi Pemkot Semarang dan akun media sosial @semarangnightcarnival.

Dengan perubahan ini, penyelenggara berharap lebih banyak warga dapat bergabung dan merayakan HUT ke-478 Kota Semarang dengan semarak dan penuh kebersamaan.

Jangan sampai ketinggalan! Acara ini digelar terbuka untuk umum dan pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.