Kondisi Lokbin Kramat Jati Jelang Diresmikan Gubernur Pramono, Pedagang Ikan Bersiap Isi Lapak

AKURAT JAKARTA – Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai dipersiapkan untuk menampung para pedagang ikan yang sebelumnya berjualan di pinggir Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan Pasar Kramat Jati.
Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, Senin (1/9/2026), sejumlah pedagang telah mulai menempati dan menaruh berbagai perlengkapan dagangan di lapak masing-masing.
Sejumlah barang seperti ember, wadah penyimpanan ikan berbahan sterofoam, hingga perlengkapan lainnya tampak sudah berada di dalam lapak.
Para pedagang terlihat secara bertahap mempersiapkan tempat berjualan mereka menjelang pengoperasian lokbin.
Setiap lapak di lokasi tersebut juga telah dilengkapi nomor sebagai penanda bagi masing-masing pedagang.
Bangunan lokbin yang cukup luas itu terdiri atas deretan lapak berlapis keramik dan telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang.
Salah satu fasilitas umum yang tersedia di dalam kawasan tersebut adalah toilet atau WC umum untuk digunakan oleh para pedagang maupun pengunjung.
Di bagian depan kawasan, sebuah plang bertuliskan “Lokbin Kramat Jati” juga telah terpasang. Lokbin tersebut rencananya akan diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada malam hari ini.
Penataan dan pemindahan pedagang ikan ke Lokbin Kramat Jati menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menertibkan aktivitas perdagangan di sepanjang Jalan Raya Bogor.
Sebelumnya, para pedagang ikan berjualan di pinggir jalan depan Pasar Kramat Jati. Aktivitas tersebut menyebabkan kondisi jalan kerap basah dan licin akibat air maupun sisa kegiatan perdagangan ikan.
Persoalan tersebut menjadi sorotan setelah seorang pelajar berinisial HH (17) tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi saat korban melintasi jalan yang licin akibat aktivitas pedagang ikan di kawasan tersebut.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, segera ditertibkan dan diarahkan masuk ke dalam pasar.
Pramono mengatakan, kondisi aktivitas perdagangan di luar pasar dapat mengganggu lalu lintas, terlebih ketika terdapat air yang membuat permukaan jalan licin.
"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono, Kamis (20/8/2026) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





