Target Pasar Global: Kementerian P2MI Luncurkan Program SMK Go Global untuk 500 Ribu Tenaga Kerja, Berminat?

AKURAT JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) resmi menargetkan penempatan 500.000 tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja internasional.
Langkah strategis ini direalisasikan melalui program SMK Go Global yang akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2029 mendatang.
Pelaksana Harian (Plh) Menteri P2MI sekaligus Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, menyatakan bahwa program ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah berkomitmen menyiapkan 500.000 tenaga kerja terampil, yang terdiri atas 300.000 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) lulusan SMK dan 200.000 tenaga kerja dari jalur umum.
“Program SMK Go Global dibentuk untuk memberi akses kepada lulusan pendidikan vokasi menuju pasar kerja global,” ujar Christina dalam konferensi pers bersama Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari, Rabu (2/9/2026).
"Kita tidak hanya bicara pelatihan, tetapi bagaimana kompetensi yang dimiliki benar-benar terhubung dengan kebutuhan industri dan berujung pada penempatan," lanjutnya.
Baca Juga: Pendaftaran SMK Go Global Batch 1 Gelombang III 2026 Dibuka, Tapi Tak Semua Daerah Bisa Daftar
Target Tahapan Penempatan SMK Go Global
Untuk mencapai target setengah juta tenaga kerja tersebut, Kementerian P2MI telah menyusun peta jalan penempatan bertahap sebagai berikut:
Tahun 2026: Target penempatan 40.000 tenaga kerja
Tahun 2027: Target penempatan 140.000 tenaga kerja
Tahun 2028: Target penempatan 180.000 tenaga kerja
Tahun 2029: Target penempatan 140.000 tenaga kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






