12 Manfaat Daun Bawang Bagi Kesehatan, untuk Menurunkan Berat Badan hingga Mengatasi Kerusakan Rambut

AKURAT JAKARTA - Daun bawang biasanya dijadikan pelengkap masakan. Dengan menggunakan daun bawang, aroma masakan jadi lebih harum dan menggugah selera.
Namun, tahukah kalian bahwa daun bawang ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Bahkan, daun bawang telah digunakan oleh masyarakat Mesir Kuno sebagai salah satu makanan diet.
Daun bawang telah digunakan oleh bangsa Mesir Kuno sebagai salah satu obat herbal sejak abad 300 Sebelum Masehi (SM).
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Jawa ala Masakan Rumahan, Enak dan Gurih, Cocok untuk Sarapan Maupun Makan Malam
Berikut ini sejumlah manfaat daun bawang bagi kesehatan:
1. Menurunkan Berat Badan
Seperti kebanyakan sayuran lainnya, tentunya ada juga manfaat daun bawang sebagai makanan untuk diet. Sebanyak 100 gram daun bawang hanya mengandung 31 kalori.
Dalam studi di jurnal Advances in Nutrition tahun 2012, dijelaskan bahwa daun bawang adalah sumber air dan serat yang baik dan dapat mencegah rasa lapar, serta meningkatkan rasa kenyang.
Daun bawang juga mengandung serat larut yang membentuk gel dalam usus. Hal ini efektif untuk mengurangi rasa lapar dan nafsu makan secara alami.
2. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Penelitian dalam jurnal Nutrients mengaitkan daun bawang dengan rendahnya risiko penyakit jantung dan strok.
Jurnal Potravinarstvo menjelaskan, daun bawang mengandung senyawa bermanfaat yang dianggap dapat menurunkan risiko peradangan dan melindungi kesehatan jantung.
Senyawa bermanfaat dalam daun bawang adalah kaempferol yang memiliki sifat antiradang.
Makanan kaya kaempferol dapat mengurangi risiko serangan jantung atau kematian yang lebih rendah.
Selain itu, manfaat daun bawang untuk kesehatan jantung didapat dari kandungannya yang kaya akan allicin dan tiosulfinat.
Keduanya adalah senyawa sulfur yang berkhasiat bagi jantung, dengan cara mengurangi kolesterol, tekanan darah, serta pembentukan gumpalan darah.
3. Melindungi dari Kanker
Manfaat daun bawang selanjutnya adalah mencegah dan melawan sel kanker. Kaempferol dalam daun bawang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis, terutama kanker.
Penelitian di jurnal Food Chemistry mengungkap, kaempferol dapat melawan kanker dengan mengurangi peradangan, membunuh sel kanker, dan mencegah penyebaran sel tersebut.
Daun bawang juga merupakan sumber allicin yang baik. Ini serupa dengan senyawa belerang yang memiliki sifat anti-kanker.
4. Melancarkan Pencernaan
Sebagai sumber serat larut termasuk di antaranya probiotik, manfaat daun bawang bisa menjaga kesehatan usus dan melancarkan pencernaan.
Dalam kinerjanya, prebiotik menghasilkan rantai pendek (SCFA), seperti asetat, propionat, dan butirat. SCFA dapat mengurangi peradangan dan memperkuat kesehatan usus.
Penelitian di Journal of Nutrition menunjukkan bahwa diet kaya probiotik dapat membantu penyerapan nutrisi penting tubuh Moms, yang dapat meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.
5. Menurunkan Kadar Gula Darah
Kadar gula yang tinggi adalah awal mula berbagai penyakit kronis, salah satunya diabetes.
Senyawa sulfur dalam allium yang terkandung dalam daun bawang, telah terbukti efektif menurunkan kadar gula darah.
Baca Juga: Catat! Konser Gratis Tiara Andini di Jakarta Pada 27 Januari 2024, Langsung Gas Saja ke Lokasi
6. Melawan Infeksi
Senyawa belerang dan kaempferol yang ada pada daun bawang juga berfungsi untuk melindungi diri dari infeksi jamur, virus, juga bakteri.
Meski begitu, masih diperlukan riset lebih lanjut untuk mengetahui daun bawang ampuh untuk melawan infeksi secara lebih lengkap dan terperinci.
7. Meningkatkan Kinerja dan Fungsi Otak
Fungsi dan kinerja otak bisa meningkat secara drastis merupakan manfaat daun bawang yang masih belum banyak diketahui.
Hal ini karena senyawa belerang dalam daun bawang terbukti ampuh melindungi otak dari berbagai penyakit yang mengakibatkan penurunan fungsi otak karena faktor usia.
Selain itu, senyawa belerang tersebut juga berfungsi mengurangi penurunan fungsi otak dan penyakit mental lainnya.
8. Kaya Akan Antioksidan
Manfaat daun bawang juga kaya akan antioksidan karena mengandung polifenol dan senyawa sulfur.
Antioksidan berfungsi melawan oksidasi yang bisa merusak sel dan menyebabkan penyakit diabetes, kanker, serta jantung.
Selain itu, daun bawang adalah sumber kaempferol yang sangat bagus untuk kesehatan.
Daun bawang juga memiliki allicin yang baik dan bersifat antimikroba juga ampuh untuk menurunkan kolesterol hingga antikanker.
9. Bernutrisi Tinggi
Karena nutrisinya yang tinggi, ini yang menyebabkan banyaknya manfaat daun bawang untuk kesehatan kita.
Selain kaya nutrisi, daun bawang juga rendah kalori, serta tinggi vitamin dan mineral.
Dalam 100 gram daun bawang terdapat 31 kalori yang mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan dan kecantikan.
Daun bawang memiliki kandungan karotenoid provitamin A, termasuk beta karoten yang tinggi.
Tubuh akan mengubah karotenoid ini menjadi vitamin A, yang penting untuk penglihatan, fungsi kekebalan, reproduksi, dan memperbaiki kinerja sel-sel dalam tubuh.
10. Mencerahkan dan Meremajakan Kulit
Selain untuk kesehatan, kandungan vitamin dan gizi yang ada pada daun bawang juga kaya manfaat untuk kecantikan.
Mulai dari rambut, wajah dan kulit. Ada beberapa sejumlah kandungan dan manfaat daun bawang untuk kecantikan yang bisa Moms dapatkan.
Vitamin C pada daun bawang berguna mencegah terjadinya pigmentasi sekaligus mencerahkan kulit.
Bahkan, daun bawang berkhasiat untuk menghilangkan sel-sel kulit mati layaknya facial foam yang Moms gunakan.
11. Mencegah Penuaan Dini
Manfaat daun bawang untuk kecantikan lainnya ialah mencegah penuaan dini.
Ini dikarenakan daun bawang mengandung vitamin A, vitamin E, dan vitamin K yang dapat menangkal radikal bebas pada kulit wajah sehingga baik untuk mencegah penuaan dini.
Radikal bebas ini adalah salah satu tantangan yang harus dihadapi ketika Moms kerap beraktivitas di luar rumah dan sering terkena asap kendaraan.
12. Mengatasi Kerusakan Rambut
Siapa yang menyangka bahwa ternyata ada manfaat daun bawang yang juga bisa mengatasi kerusakan rambut seperti rambut bercabang dan kering.
Caranya, siapkan beberapa lembar daun bawang, kemudian potong kecil dan rebus dengan air selama 30 menit.
Selanjutnya, angkat daun bawang lalu tiriskan dan celupkan ke air es selama 2 menit.
Lalu blender daun bawang hingga lembut dan oleskan ke rambut juga kulit kepala secara menyeluruh.
Selanjutnya, bungkus dengan handuk hangat. Jika sudah dirasa meresap ke kulit kepala, cuci rambut dengan sampo dan kondisioner. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







