Marak Aksi Bullying di Lingkungan Pendidikan, Seorang Pelajar SMP Tak Sadarkan Diri Usai Dipukuli Teman Sekelas

AKURAT JAKARTA - Perundungan siswa SMP di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan viral di media sosial X.
Video amatir menunjukkan para siswa SMP bergerombol untuk melihat aksi pembullyan yang dilakukan oleh salah satu teman sekelasnya.
Sementara itu, siswa yang menjadi pelaku bullying terus memukuli korban hingga tak sadarkan diri.
Baca Juga: Soal Gempa Jogja, Pakar Sebut Bukan Bagian Dari Megathrust
Dalam tayangan video, korban terlihat terkapar usai dipukuli lantaran syok mendapat beberapa pukulan di tubuhnya.
Seorang siswa lainnya, berusaha membangunkan korban namun tak merespon apa-apa.
Adapun menurut informasi yang beredar di media sosial, sebuah akun bernama @hermant97658231 mengungkap bahwa kejadian tersebut terjadi di SMP 3 Gowa.
Melalui akun media sosialnya, ia mengungkap kejadian pembullyan itu baru diketahui pihak sekolah usai 2 minggu korban mengalami kekerasan fisik dari temannya.
Baca Juga: Jelang Perhelatan Paralimpiade Paris 2024, Menpora Tak Mau Targetkan Jumlah Perolehan Medali
'Kejadian d SMP 3 Gowa sdh 2 Minggu kejadian baru terungkap,dan smoga tdk sampai terjadi d SMP 4..... viralkan." tulisnya.
Video berdurasi 34 detik itu memperlihatkan seorang siswa dengan membabi buta memukuli teman sekelasnya hingga menginjak-injak tubuh dan wajah korban.
Korban juga terlihat tak melawan, hingga korban langsung tak sadarkan diri dengan mata terbuka.
Aksi bullying itu diduga terjadi diluar jam pembelajaran sekolah, lantaran tak adanya guru yang terlihat dalam video.
Akun @dhemit_is_back juga mengunggah ulang video tersebut.
Ia meminta kepada warganet untuk mengawal kasus bullying yang melibatkan kekerasan fisik tersebut.
"Retweet keras sampai stop bullying. Beredar Video Pengeroyokan disaah satu SMPN 3 di Gowa, Korban Sampai Tak Sadarkan Diri" tulisnya dikutip Kamis (29/8).
Warganet yang melihat ikut mengutuk aksi pembullyan yang dilakukan siswa SMP 3 Gowa.
"Ini mah percobaan pembunuhan demit, bukan buly lagi..Liat aja korbannya sampai terkapar begitu!!!" tulis akun @fathullahfathu2
"Ahh makassar yah, iya sedih banget kalo didaerah. Kepedulian pemerintah ke anak2 harus difokuskan di pendidikan, terutama akhlak yg mulia."timpal akun @iyamirham.
"Baca berita, mrk menyelesaikan secara kekeluargaan. Bisa2nya korban sampai tak sadarkan diri lo kok cuma di selesaikan secara ke2luargaan, hrs di hukum mestinya biar ada efek jera, kalau tdk d penjara y bisa x di hukum kerja sosial, misalnya jd penyapu jln an, biar malu dia" kata netizen lainnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






