Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In Ditetapkan Jadi Tersangka, Motifnya Karena Carikan Mantu Pekerjaan

AKURAT JAKARTA - Mantan Presiden Korea Selatan, Moon Jae In ditetapkan menjadi tersangka.
Moon Jae In (71) dijerat atas dugaan kasus suap usai dicurigai menyalahgunakan jabatannya sebagai Presiden untuk menantunya Seo.
Laporan ini kemudian membuat pihak berwenang melayangkan surat penggeledahan kepada Moon yang ditujukan dirumah anaknya Moon Da Hye.
Melansir dari Straits Time, menantu Moon Jae In yang bernama Seo mendapat pekerjaan di posisi strategis di perusahaan maskapai Eastar Jet.
Perusahaan yang dimiliki oleh anggota parlemen bernama Lee Sang Jik ini diduga memberikan posisi itu sebagai hibah berkat perusahaannya memiliki posisi penting dalam pemerintahan Moon Jae In.
Hubungan antara Lee Sang Jik dengan Seo kala itu begitu kuat sehingga memunculkan banyak kecurigaan.
Itu bermula saat Lee Sang Jik ditunjuk sebagai kepala Badan UKM dan Perusahaan Rintisan Korea atau Kosme oleh Moon.
Yang berkebetulan menantu Seo diangkat untuk menduduki posisi yang gemilang diperusahaan Lee Sang Jik.
Kecurigaan ini akhirnya membuat Partai Kekuatan Rakyat (PPP) menaruh curiga besar hingga akhirnya membuat laporan pengaduan.
Dalam rentang waktu September 2020 hingga April 2021, PPP yang kini menjadi partai yang berkuasa mengajukan empat pengaduan dengan tuduhan adanya dugaan praktik quid pro quo.
Ringkasan Kronologi
Menurut informasi, Lee Sang Jik diangkat menjadi presiden Kosme pada Maret 2018.
Pengangkatan itu terjadi beberapa bulan sebelum Seo diangkat menjadi direktur eksekutif di perusahaan Thai Eastar Jet yang merupakan maskapai penerbangan kelas rendah.
Pada saat itu, perusahaan Lee sedang mengalami kemerosotan dukungan finansial.
Ditambah dengan kurangnya pengalaman Seo di dunia penerbangan membuat warga Korsel curiga.
Jaksa mencurigai adanya dukungan kepresidenan terkait pengangkatan Lee Sang Jik dengan Seo di Eastar Jet.
Dimana kemungkinan rencana itu telah disepakati akhir tahun 2017 di pertemuan informal kesekertariatan presiden.
Kejaksaan Korea Selatan juga mencurigai adanya dukungan finansial Moon dan istrinya kepada anaknya saat itu yang masih menjadi istri Seo.
Kemudian dukungan finansial itu berhenti setelah pengangkatan Seo di Thai Eastar Jet.
Dengan kata lain, jaksa menganggap bahwa gaji, tunjangan, dan fasilitas lain yang didapatkan dari jabatan Seo sebagai direktur eksekutif adalah bentuk suap yang dilakukan Lee Sang Jik kepada Moon.
Jaksa memperkirakan gaji Seo dan biaya relokasi ke Thailand memiliki jumlah fantastis yakni sekitar 223 juta Won, atau setara Rp 2,5 miliar, selama bulan Juli 2018 Hingga April 2020.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




