Jakarta

Berhasil Ditangkap, Ini Dia Peran 5 Pelaku Pembubaran Diskusi di Kemang

Titania Isnaenin | 29 September 2024, 23:42 WIB
Berhasil Ditangkap, Ini Dia Peran 5 Pelaku Pembubaran Diskusi di Kemang

 

AKURAT JAKARTA - Usai dilakukan penangkapan pada 5 pelaku pembubaran dan perusakan diskusi kebangsaan di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/9)

Polda Metro Jaya kini ungkap peran para pelaku yang telah diamankan di kantor kepolisian.

Lengkap dengan masing-masing inisial para perusuh, perusakan dan pembubaran diskusi di Kemang.

Baca Juga: Klasemen Terakhir Grup F Usai Indonesia Lolos ke Piala Asia 2025

"Kelima orang yang kami tangkap adalah FEK, GW, JJ, LW dan MDM," kata Wakapolda Metro Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy pada Minggu (29/9).

Menurut keterangan Djati Wiyoto, pria berinisial FEK berperan sebagai koordinator lapangan aksi.

Sementara GW, berperan sebagai pelaku yang masuk ke dalam ruangan seminar melakukan aksi perusakan.

Baca Juga: Skor Yaman Sama Kuat, Timnas Indonesia U20 Berhasil Lolos Kualifikasi Piala Asia 2025

Pelaku JJ, LL dan MDM melakukan pembubaran dan perusakan di dalam ruangan.

JJ berperan masuk ke dalam untuk membubarkan sampai melakukan perusakan dengan mencabut baliho-baliho yang ada di dalam.

Kemudian LW ini juga melakukan perusakan dan membubarkan acara yang ada di dalam.

Baca Juga: Pelaku Pembubaran Diskusi Kebangsaan Refly Harun CS Akhirnya Ditangkap, 2 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Dan terakhir, pelaku MDM, ini hampir sama yaitu membubarkan dan melakukan perusakan yang ada di dalam gedung.

"Lima orang ini sudah kami tangkap dan kami akan mencari pelaku lain yang terlibat aksi perusakan, penganiayaan ini," kata dia.

Polda Metro Jaya juga akan mendalami motif dan para penggerak kelompok massa ini, untuk mengetahui alasan dibalik pembubaran diskusi hingga perusakan sejumlah barang bahkan penganiayaan security hotel.

Baca Juga: Refly Harun Soal OTK Bubarkan Diskusi Kebangsaan: Polisi Tidak Bertindak, Aneh Bin Ajaib

"Kita akan lakukan skrining dan pendalaman terhadap para pelaku. Siapa yang menggerakkan, apa motifnya, apa tujuannya," kata dia.(*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.