Penahanan Guru Honorer di Konawe Selatan Sulteng Ditangguhkan, Supriyani Sebut Dipaksa Mengaku Pukul Murid Oleh Polisi

AKURAT JAKARTA - Penahanan guru honorer Supriyani yang dituduh aniaya murid di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara akhirnya ditangguhkan.
Supriyani diketahui keluar dari lapas Perempuan Kelas III pada Selasa (22/10) oleh Kejari Konsel.
Penangguhan penahanan Supriyani tertuang di surat penetapan PN Andoolo Nomor: 110/Pen.Pid.Sus-Han/2024/PN Adl, yang ditandatangani oleh Ketua Majelis Hakim Stevie Rosano dan dua anggota hakim, Vivi Fatmawaty Ali serta Sigit Jati Kusumo.
Sebelumnya Supriyani, dituduh menganiaya M murid kelas 1 SD yang merupakan anak seorang anggota polisi.
Ia berkali-kali dipaksa untuk mengakui perbuatannya bahwa dirinya memukul M dengan sapu.
"Saya ditelepon beberapa kali sama penyidik untuk diminta mengaku saja kalau bersalah. Saya tidak pernah memukul anak itu apalagi dituduh pakai sapu," katanya.
Ia pun mengaku kaget lantaran selama 16 tahun menjadi guru baru kali ini mendapat kasus yang demikian.
"Saya sudah 16 tahun honor. Baru kali ini dituduh seperti itu," tandasnya.
Meski penahanan ditangguhkan, sidang pertama Supriyani akan dijadwalkan di Pengadilan Negeri Andoolo, Konawe Selatan pada Kamis (24/10) esok.
Suasana haru menyelimuti penangguhan penahanan Supriyanti.
Mengenakan baju bergaris putih hitam Supriyanti nampak menangis haru dikerumuni para wartawan dan rekan-rekannya.
Supriyani ditetapkan sebagai tersangka usai dituduh melakukan penganiayaan saat sang ibu terduga korban menemukan luka lebam di paha bagian belakang anaknya.
Ia pertama kali dilaporkan oleh orang tua korban bernama Nurfitriana saat sang anak mengaku jatuh dari sawah bersama ayahnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih




