3 Oknum Polisi Ditangkap, Terlibat Dugaan Terorisme Karyawan KAI

AKURAT.CO - Pengembangan kasus terorisme karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI), DE (28), menyeret tiga oknum anggota polisi yang diduga juga ikut terlibat.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, dua dari tiga polisi itu, merupakan anggota Polda Metro Jaya.
" Ya. Sore ini, akan dirilis," kata Hengky saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Namun, mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat, itu enggan merinci detail penangkapan tiga polisi tersebut.
Sebelumnya juru bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar membenarkan penengkapan DE.
Tersangka DE dengan dugaan tindak pidana teroris yang ditangkap di Bekasi Utara merupakan pegawai BUMN di PT KAI.
Baca Juga: Kebakaran Hotel Tewaskan 3 Tamu, Polisi Periksa Pemilik Hotel
“Benar (karyawan BUMN PT KAI),” kata Aswin.
DE ditangkap penyidik Densus 88 Antiteror Polri pada pukul 12.17 WIB di Bulak Sentul, Harapan Jaya, Bekasi Utara.
Ia merupakan target tindak pidana terorisme kelompok media sosial di wilayah DKI Jakarta.
Baca Juga: Restorative Justice Artis Pierre Gruno Dikabulkan, Ini Alasannya
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyebut, DE terafiliasi dengan organisasi teroris Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).
Tersangka terlibat sebagai salah satu pendukung ISIS yang aktif melakukan propaganda di media sosial.
"Dengan cara memberikan motivasi untuk berjihad dan menyerukan agar bersatu dalam tujuan berjihad melalui facebook,” kata Ramadhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






