Guru Ngaji di Bekasi yang Cabuli 5 Santriwati Meninggal di Tahanan, Karena Apa? Begini Keterangan Rekan Satu Sel

AKURAT JAKARTA - Salah satu tersangka kasus pencabulan santriwati di Lembaga Pengajian Al Qona'ah Bekasi, ditemukan meninggal dunia di tahanan Polres Metro Bekasi.
Korban bernama Sudin bin Muslim. Ia merupakan pemilik Lembaga Pengajian Al Qona'ah sekaligus pelaku pemerkosaan terhadap lima siswi atau santriwati. Sudin meninggal dunia pada Selasa, 8 Oktober 2024.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Akhmadi, mengatakan bahwa awalnya petugas jaga mendapat laporan dari tahanan lainnya, mengenai kondisi Sudin yang tiba-tiba mengalami gangguan pernapasan.
Sudin pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun nyawanya tak tertolong.
"Sesampainya di sana (rumah sakit), pelaku dinyatakan meninggal dunia," ungkap Akhmadi kepada wartawan, Rabu 9 Oktober 2024
Sebagaimana diketahui, Sudin bersama putranya Muhammad Hadi Sopian alias MHS ditangkap polisi karena melakukan tindak pidana asusila terhadap lima korbannya.
Kedua orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang merupakan ketentuan dalam Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
Menurut Pasal 81, setiap orang yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 76D diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun.
Kasus ini bermula saat warga menggeruduk Lembaga pengajian atau mereka sebut pondok pesantren Al Qana'ah di Karang Bahagia, Bekasi, 26 September 2024 lalu.
Warga emosi dan mendatangi tempat ngaji tersebut, karena mendengar pengakuan salah satu santriwatinya yang menjadi korban pencabulan pimpinan pondok.
Video penggerudukan itu bahkan sempat viral di media social. Terlihat ratusan warga berkumpul di rumah tersangka saat akan diamankan pihak kepolisian. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih







