Waspada Cuaca Ekstrem Panas, Hujan Petir dan Banjir Rob Hari Ini

AKURAT JAKARTA – BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem panas maksimum, hujan petir, hingga ancaman banjir rob di sejumlah wilayah pada hari Jumat ini.
Melalui siaran daring, Prakirawan Cuaca BMKG, Yohanes, memaparkan prediksi kondisi cuaca di berbagai kota besar di Indonesia.
Hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur Kota Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Mataram, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.
Baca Juga: Eks Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Dikabarkan Siap Tukangi Timnas Indonesia
Sementara itu, hujan sedang berpotensi di Kota Tanjung Pinang, Jakarta, dan Nabire. Khusus untuk hujan disertai petir, diprakirakan terjadi di Kota Bandar Lampung, Surabaya, Denpasar, Kupang, Tanjung Selor, Banjarmasin, Makassar, Kendari, dan Merauke.
Selanjutnya, Kota Banda Aceh, Padang, dan Palembang diperkirakan berawan tebal hingga berkabut.
Ancaman Suhu Panas dan Banjir RobBMKG juga mencatat adanya potensi suhu panas maksimum yang dapat mencapai 33 derajat Celcius pada siang hari di sejumlah wilayah,
Baca Juga: Pemprov DKI Target Temukan Lebih dari 70 Ribu Kasus TBC di 2025, Sudah Temukan 49 Ribu Penderita
Yaitu Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
Selain ancaman suhu tinggi, potensi banjir rob (banjir akibat air pasang laut) juga dideteksi di wilayah pesisir Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, pesisir selatan Jawa Barat, pesisir utara Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Dinamika Atmosfer Pemicu Cuaca EkstremBapak Yohanes menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer dan faktor kelokalan.
Hal ini meliputi adanya Sirkulasi Siklonik di Samudera Hindia barat Aceh - Bengkulu dan Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat - Papua selatan.
Selain itu, Bibit Siklon Tropis 91W berada di perairan tenggara Filipina. Dalam 23–32 jam ke depan, bibit siklon ini diperkirakan memiliki kecepatan angin hingga 15 knot ke arah barat laut, yang kemudian membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) hingga Filipina selatan, Kalimantan Barat - Kalimantan Timur, dan Laut Sulawesi - Maluku Utara. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









