303 Jiwa Mengungsi Akibat Kebakaran di Jalan Jatayu Jakarta Selatan

AKURAT JAKARTA - Kebakaran besar melanda hunian padat penduduk dan lapak barang bekas di Jalan Jatayu 1, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (4/10/2023) sore.
Peristiwa tersebut telah mengakibatkan 303 jiwa terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Dalam jumlah tersebut, 17 di antaranya adalah balita, 57 lainnya adalah remaja, dan 31 merupakan lansia.
Informasi mengenai situasi ini telah diumumkan melalui papan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang terpajang di area posko pengungsian, pada Kamis (5/10/2023).
Posko pengungsian tersebut telah didirikan di sekitar area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebayoran Lama.
Baca Juga: Jelang Konser Coldplay, MRT Jakarta Kaji Penambahan Jam Operasional Hingga Dini Hari
Data yang tersedia juga menunjukkan bahwa terdapat 9 orang yang menderita luka-luka akibat kebakaran tersebut. Bersyukur tak ada korban jiwa.
Sejumlah petugas dari berbagai instansi, termasuk BPBD DKI Jakarta, Dinas Sosial DKI, Baznas, Dikes DKI Jakarta, dan instansi lainnya telah bekerja sama untuk mendirikan posko pengungsian dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Salah satu pengungsi, Riswanto yang bekerja sebagai driver ojek online berbagi pengalaman, dimana saat peristiwa itu dirinya sedang membawa penumpang.
"Saya mengungsi sementara di sini, untuk kebutuhan alhamdulillah terpenuhi ya, seperti makan dan pakaian. Sewaktu kebakaran itu saya lagi narik penumpang (ojol), diberitahu ada kebakaran lalu langsung pulang," jelasnya kepada wartawan, Kamis (5/10/2023).
Riswanto, yang saat itu tengah berada di Ciputat, segera meninggalkan penumpangnya dan kembali ke rumahnya setelah mengetahui peristiwa kebakaran terjadi.
Baca Juga: Untuk Kesehatan Jantung, Ini 5 Makanan Penurun Kolesterol Secara Alami
Menurutnya, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas membakar sampah (nabun) yang berujung pada insiden membakar kabel karena ingin mengambil tembaga, serta mungkin juga akibat korsleting listrik.
"Itu antara menabun yang membakar kabel, karena mau diambil tembaganya kan. Sama satu lagi mungkin korsleting listrik," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




