Jakarta

Pemudik Waspada, Bahaya Mengonsumsi Minuman Berenergi Saat Kelelahan

Ainun Kusumaningrum | 15 April 2024, 19:29 WIB
Pemudik Waspada, Bahaya Mengonsumsi Minuman Berenergi Saat Kelelahan

AKURAT JAKARTA - Pemudik yang mengendarai mobil disarankan untuk tidak mengonsumsi minuman berenergi saat kelelahan.

Demikian sampaikan Pakar gizi klinik dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp. G. K-AIFO.

"Minuman ini hanya memberikan efek stimulasi sementara, bukan mengatasi kelelahan," ujar dia dilansir dari Antara.

Baca Juga: 551 Kendaraan Terkena Tilang Elektronik di Sejumlah Wilayah di Jabodetabek.

Raissa mengatakan bahwa mengonsumsi minuman berenergi saat kelelahan merupakan hal yang berbahaya.

Sebab, dapat menutupi rasa kantuk dan membuat seseorang kurang waspada saat mengemudi.

Menurut dia, minuman berenergi umumnya mengandung kafein, gula, taurin dan vitamin B.

Baca Juga: SIMAK! Bocoran 5 Kota Lokasi Konser Sheila On 7 Tahun Ini: Kalimantan, Sulawesi, Sumatera Ditutup di Jawa

Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan fokus, tetapi efeknya hanya berlangsung beberapa jam.

Sementara gula, dapat memberikan energi dengan cepat, tetapi dapat menyebabkan kelelahan setelahnya.

Di sisi lain, taurin dan vitamin B belum terbukti memiliki efek yang signifikan pada performa mengemudi.

Baca Juga: Pendatang Baru ke Jakarta Usai Lebaran 2024 Mengalami Penurunan, Ini Penyebabnya

Walau begitu, Raissa tak melarang pengemudi meminum minuman berenergi asalkan tak dalam kondisi lelah.

Jumlahnya tidak berlebihan agar efeknya tidak mengganggu fokus dan konsentrasi serta sebaiknya 30 menit sebelum mengemudi.

Dia menyarankan orang dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika ingin mengonsumsi minuman berenergi.

Raissa menyarankan pemudik khususnya yang berkendara mobil pribadi agar memiliki waktu istirahat dan tidur yang cukup jika akan menempuh perjalanan jauh.

"Istirahatlah setiap dua hingga tiga jam sekali, hindari mengemudi jika merasa lelah, mengantuk dan tidak fit," ujar dia. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.