Jakarta

Pameran Nusatic Nusapet 2025 Resmi Dibuka di ICE BSD, Wabup Tangerang Harap Kerjasama Angkasa Pura Sediakan Ruang Display Ikan Hias di Bandara

Sastra Yudha | 23 Juni 2025, 14:59 WIB
Pameran Nusatic Nusapet 2025 Resmi Dibuka di ICE BSD, Wabup Tangerang Harap Kerjasama Angkasa Pura Sediakan Ruang Display Ikan Hias di Bandara

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mendorong ikan hias menjadi komoditas ekspor andalan Kabupaten Tangerang.

Karena itu, Pemkab Tangerang akan berperan dalam membuka akses bagi pelaku usaha ikan hias.

Salah satunya dengan mendorong kerja sama dengan pihak seperti Angkasa Pura untuk menyediakan ruang display ikan hias di bandara.

 

Baca Juga: Mau Tahu Cara Pakai Hero dengan Crowd Control? Cek di Sini! Bisa Dapat Skin Terbaik dengan Top Up di Itemku

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan Nurul saat mengunjungi pameran ikan hias dan hewan peliharaan internasional Nusatic Nusapet 2025.

Pameran ikan hias dan hewan peliharaan terbesar di Asia Tenggara yang digelar di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, ini resmi dibuka sejak Jumat, 20 Juni 2025.

Lebih dari 100 komunitas dari Indonesia dan Asia, ikut berpartisipasi dalam ajang pameran Nusatic Nusapet 2025 tersebut.

Wabup Intan Nurul mengatakan bahwa Nusatic Nusapet 2025 bukan hanya ajang pameran, tapi juga momentum penting untuk menjadikan ikan hias sebagai komoditas unggulan nasional.

“Dengan begitu, wisatawan atau pembeli dari luar negeri bisa langsung melihat dan diarahkan ke pusat karantina untuk proses ekspor,” katanya.

Wabup Intan mengharapkan kegiatan ini juga dapat meningkatkan ekspor komoditas ikan hias dari sektor perikanan Kabupaten Tangerang.

“Berbagai macam jenis ikan hias yang ditampilkan di sini komoditasnya benar-benar bagus. Ke depan juga akan ada kompetisi, termasuk ikan koi dan lainnya. Ini potensial sekali untuk ekspor,” ungkap Intan di lokasi, Senin (23/6/2025).

 

Baca Juga: Inflasi 2026 Diprediksi Naik 2,4 Persen, Gubernur Pramono Siapkan Jurus Jitu Mengatasinya dengan Strategi 4K

Terkait infrastruktur budidaya, Intan menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang telah memiliki dua sentra ikan hias utama, yaitu di Kecamatan Cisauk dan Kecamatan Teluk Naga.

Kedua wilayah ini, lanjut wanita yang pernah jabat wakil ketua DPRD ini, sudah mulai fokus membudidayakan ikan hias seperti ikan koki dan jenis lainnya.

“Budidaya ini nantinya akan dikurasi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di ekspor, sehingga kualitas benar-benar terjaga dan harga jual petani juga meningkat,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan (Kadiskan) Kabupaten Tangerang, Jaenudin, mengatakan bahwa pihaknya juga akan ikut mendorong pengembangan ikan hias melalui kolaborasi dengan komunitas hobis dan pelaku usaha.

“Kami berkolaborasi dengan komunitas ikan hias dari berbagai daerah. Nusatic ini kita dorong jadi ajang pameran terbesar, dan bahkan sudah ditetapkan kembali digelar pada Juni 2026 mendatang,” ujarnya.

Jaenudin juga menyoroti pentingnya menjadikan ikan hias sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Ia menyebut kelompok-kelompok budidaya agar perlu terus didukung agar bisa berkembang dan menghasilkan nilai ekonomi.

Baca Juga: Tidak Heran Jika Pasukan Iran Bersiaga Penuh di Selat Hormuz Jalur Vital Ekspor Minyak Dunia, Buntut Serangan Amerika

“Bukan hanya hobi, ini juga jadi sektor yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Meskipun baru Tangerang yang mewakili Banten dalam pameran tahun ini, Jaenudin berharap, ke depan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten bisa ikut serta.

“Kita ingin Banten lebih aktif. Tiap daerah bisa tampilkan hasil budidayanya sendiri,” tutupnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.